4 ibu ibu bugil di depan anak 12 tahun

Komedi Maret 27th, 2010

ibu2

13 tahun lalu, kampung halamanku masih begitu asri, sejuk, begitu alami. Tak perlu merogoh saku dan pergi jauh kalau hanya sekedar menghilangkan beban penat di kepala. Udara belakang rumah sangat bersahabat, kualitasnya mengalahkan mesin pendingin buatan manusia , kicau burung selalu berusaha mengusir rasa stress di kepala. Masih kurang puas ? di pinggiran aliran tenang sungai, menjadi tempat favoritku memancing, di kerumuni ribuan pohon bambu. Mereka bergesekan bernyanyi dan menari memanjakanku. Stress ? ah,… begitu tangkapan ikan di dapat, musnah sudah si stress. Itu 13 tahun lalu, sekarang bobrok sudah seiring bobroknya moral zaman. Tapi paling tidak banyak hal yang bisa aku kenang dan di jadikan pelajaran dari situ, saat itu. Satu di antaranya ngerjain 4 orang ibu ibu di sungai.

Bersama sahabat Syarif peristiwa ini membuatku cengar cengir sendiri kalau mengingatnya. Penerangan listrik belum merata, pelayanan PDAM juga belum menyentuh kampung halamanku, kondisi nyaris layaknya hutan. Karena gelapnya, dapat di pastikan setiap ibu ibu tidak berani mengambil wudlu di sungai secara sendirian di ketika malam. Hanya dengan penerangan ‘ Uplik “ mereka berombongan ke kali untuk sekedar mengambil wudlu.

Begitu mendengar obrolan ibu ibu mau ke sungai, bersama syarif kami mendahului mereka. Tepatnya sekitar jam 20:15 Wib. Kami siap siap menjamu mereka di bawah pohon bambu langgananku memancing. Persiapan bongkahan tanah sudah siap, tinggal menunggu mereka datang saja. ” Nah itu mereka datang, siap siap lho ya “. Ibu ibu mengambil wudlu, di pertengahan wudlu mereka, kami segera lemparkan bongkahan tanah di sekitar ibu ibu berwudlu ” blluuuuuuung yuuur “, spontan saja wudlu mereka batal.

Ibu ibu : ” apa barusan ? “ terdengar suara ibu lainnya ” jangan jangan gendruwo “ . Kami tidak cukup puas, bambu bambu kami goyang goyang begitu kuat layaknya tiupan topan, sembari syarif melemparkan bongkahan tanah ke arah mereka. Mereka begitu ketakutan, sangat ketakutan.Entah apa yang di komat kamitkan mereka, tapi itu sama sekali tidak mempan kepada kami ( lha wong kami ini juga membacanya kok ), kami terus menggoyang bambu. Terdengar suara sangat keras dari antara mereka ” anak adam, anak adam, aku anak adam,… “, rasa rasanya syarif hampir tak bisa menahan tawa, aku bilang ” jangan ngakak, awas kalo ngakak. bisa bisa mati konyol kita,… ntar, masih belum selesai. Pokoknya kalau mereka belum sampai telanjang bulat, belum selesai kita “. Memang konon cerita di daerahku, bila mana ada penampakan mahluk halus ( gendruwo dan kuntil anak ) dan mereka mengusik ketenangan kita, maka dengan memperlihatkan kemaluan wanita, mereka langsung kabur.

Rasa ketakutan mereka belum memuaskanku, aku menggerang seperti harimau, bambu masih bergoyang kencang. Ibu ibu kebingungan mencari jalan keluar di tengah ketakutan mereka, herannya mereka tidak langsung kabur waktu itu, aneh. di antara mereka ada yang punya saran ” telanjang saja, gendruwo ini , ayo toh. cepetan” .Mendengarnya syarif langsung ngakak, secepat kilat tanganku menutupi mulutnya yang berbau kematian kami. ” eh mereka beneran buka baju tuh, lihat hud!. q q q q ” kata syarif. ” Sssttt ssttt jangan keras keras, kedengaran mereka mampus kita, pokoknya kalau belum telanjang bulat lat, atas maupun bawah belum selesai perang ini, ayo lemparkan lagi bongkahan tanahnya!” tambahku ke syarif. Read the rest of this entry »

2=1+1 Atau 1+1=2

Blog, Renungan, aspirasi Maret 13th, 2010

symbolSebenarnya tema seperti ini sudah pernah di tulis sahabat Edy Petruk di Blog Petrukmoroto, Hanya saja bagi saya pribadi seakan belum tenang bila mana tidak menuliskannya di blog sendiri. Sekilas saya lihat di disitu tidak tertulis ungkapan dan pemikiran saya saat itu, tanggapan saya terhadap pertanyaan yang begitu sederhana namun sarat makna itu.

Entah pertanyaan itu dari mana datangnya, secara tiba tiba pertanyaan itu memecah kesunyian diantara kami bertiga , spontanitas melesat begitu saja dari Mas Kasno Ahmad Fauzy. Di mata saya ia adalah sosok orang yang sangat bijak dalam berfikir maupun bertindak, penyabar, pengalaman dan pengetahuan di bidang agama maupun umum sama sekali tak di ragukan lagi.

” ed,… hud,.. aku kasih pertanyaan, 1+1=2 atau 2=1+1 ? “ Read the rest of this entry »