Aku Seorang Pendiam

Puisi Agustus 28th, 2009

Aku seorang pendiam..
Diam dan Lebih sunyi dari air yang tak mengalir
Namun mereka bilang :” benar..namun dalam air itu ada buaya-buaya yang lebih buas..”

Aku seorang Pendiam
Diam dan lebih tenang dari sahara yang tak berpenghuni
Namun mereka bilang : ” benar…namun di padang itu ada serigala-serigala yang ganas..”

Aku seorang pendiam
Diam dan lebih sepi dari dari gua yang hampa
Namun mereka bilang : ” benar.. namun dalam gua ada ular berbisa yang akan mematuk siapa saja..”

Aku seorang pendiam
Diam dan tak bergerak laksana batu
Namun mereka bilang : ” benar… namun di balik batu itu ada udang…”

Dan aku marah…aku katakan” DIAMMMM….!!!
Merekapun diam, diam seribu bahasa
Karena ” AKU SEORANG PENDIAM “

Puisi Negeri

Puisi, aspirasi Maret 31st, 2009

indonesiaku1Negeri ini tidak hanya butuh pemimpin yang bisa memimpin
namun juga butuh bangsa yang mau dipimpin
Negeri ini tidak hanya butuh wakil yang bisa mewakili
namun juga butuh rakyat yang mau diwakili

Negeri ini harus menjawab
karena miskin maka banyak menghutang
atau karena hutang maka menjadi miskin
Negeri ini juga harus menjawab
karena bekerja maka bisa makan
atau karena makan maka bisa bekerja

Negara ini harus tahu
bahwa air tidak lagi berada dalam sungai  dan kolam-kolam
tapi ada di jalan, rumah penduduk, kampung dan kota.
Negara ini harus mengerti
bahwa beruang dan harimau sudah tidak betah di hutan-hutan
karena hutan telah menjadi kota

Apa harus menunggu pemimpin baru dari kampanye kampanye sekarang ini tuk menjawab.

Semoga ini kegagalan bukan keberhasilan.

Ini hanya sedikit aspirasiku jg teman2ku,negeriku,… indonesiaku…

Catatan: Lebih mudah dan cepat melihat keburukan atau kejelekan dari pada melihat kebaikan atau kemuliyaan.tentunya aku salah satunya dr org tsb.