Diri sendiri aman , orang lain juga aman bersama safety riding

Tak Berkategori Desember 24th, 2010

Memasuki hari raya dan akhir tahun seperti ini sudah bisa di tebak , apalagi kalau bukan macet . Hal ini sudah menjadi rutinitas kita , kegiatan musiman atau bahkan rutinitas sehari hari malahan . Di tengah tengah kemacetan seperti ini , mata kita seolah di telanjangi oleh tindakan pelanggaran lalu lintas . Ironisnya , tindakan pelanggaran seperti itu adalah faktor utama terjadinyakecelakaan lalu lintas dan itu murni faktor manusiawi . Dan yang perlu di garis bawahi , perbandingan jumlah pelanggaran lalu lintas lebih besar ketimbang pengendara tertib lalu lintas . Alhasil , kesempatan rawankecelakaan lalu lintas sangatlah besar .

Kalau sudah celaka , siapa juga yang merasakan ? . Mending kalau cuman seorang yang di rugikan , bagaimana jika melibatkan orang lain juga ? .Sudah semestinya kita memikirkan keselamatan orang lain juga . Saya rasa tidak terlalu ribet kalau kita lebih mengindahkansafety riding , toh juga untuk keselamatan kita sendiri . Diri sendiri aman , orang lain aman .

Sebentar lagi malam tahun baru tiba . Pada peristiwa yang seperti ini saya sering di sajikan pemandangan pengendara motor ugal ugalan , tanpa lampu depan ataupun belakang , kebut kebutan secara berkelompok tanpa helm , dan tidak sedikit juga beberapa di antara mereka harus masuk liang kubur karena ulahnya itu . Mungkin akan berbeda cerita kalau istilah kata safety riding lebih di perhatikan . Setidaknya mampu mengurangi resiko terjadinyakecelakaan lalu lintas yang dapat menggeret orang lain juga .

Berdasarkan pengamatan mata telanjang saya , dari korbankecelakaan lalu lintas yang parah atau bahkan merenggut nyawa , lebih di dominasi dari mereka yang kurang kesadaran mengenaisafety riding atau keamanan berkendara . Sebelum semua itu terjadi , kita bisa mencegah atau menghindarinya sejak dini dengan mempraktekkan keamanan saat berkendara dengan benar . Di mulai dari kita sendiri dan untuk orang lain juga . Dan satu hal lagi , kita tidak tau kapan musibah menimpa . Jadi , mematuhi rambu rambu lalu lintas dan mengindahkansafety riding tidak hanya ketika ada petugas polisi lalu lintas atau razia saja .

Mungkin ketika malam tahun baru tiba nanti akan jarang tampak petugas polisi lalu lintas , tapi bukan berarti kita aman dari musibah atau kecelakaan . Kapanpun dan di manapaun mesti berhati hati saat berkendara .Waktu malam , peranan lampu padakendaraan kita sangat berpengaruh . Kalau salah satu dari lampu penerangan padakendaraan ada yang kurang , segera lengkapi . Baik lampu penerangan depan ataupun belakang . Masalah lampu penerangan padakendaraan seperti ini mungkin kelihatanya sepele . Tapi urusannya akan geger kalau kita di tabrakkendaraan lain karenakendaraan kita tanpa lampu penerang saat malam , khususnya tahun baru nanti . Untuk mencari amannya , tidak ada salahnya kita mengindahkan tata tertib lalu lintas ,safety riding , dan hal hal lain untuk keselamatan diri kita sendiri atau orang lain . Diri sendiri aman , orang lain juga aman bersama dengansafety riding .

Menyederhanakan alamat URL / link di twitter

Blog, Tak Berkategori Desember 16th, 2010

Saya sering bertanya tanya sendiri bagaimana cara mereka menyederhanakan alamat URL / linknya ditwitter . Bahkan pentium 2 saya sempat mengira kalau selama ini mereka menggunakan software tertentu untuk menyederhanakan tautanya . Sudah beberapa kali saya mencoba memasukkan alamat URL ke twitter dan hasilnya masih sama seperti kereta panjangnya . Setelah saya coba lebih teliti lagi pada halaman bantuan / help twitter , ternyata tidak sesusah yang saya bayangkan dan sekaligus membuktikan tebakan saya mengenai penyederhanaan semacam ini menggunakan software adalah salah . Penyederhanaan seperti ini tanpa software , dan prosesnya juga simple . Kalau dari halaman twitter , caranya sperti ini :

Pada halaman bantuan / help di twitter akan muncul gambar seperti di bawah , dan klik twitter basics

byt6

Setelah itu kita akan di beri banyak pilihan kategori berdasarkan permasalahan yang kita hadapi . Untuk hal ini kita berada pada kategori ” Features “ , lalu klik about twitter’s link service ( http://t.co ) pada anak kategori dan akan muncul tampilan berikut

byt3

Pada tulisan ” You can still use a URL shortener ( like bit.ly ) to shortener links ” terdapat link yang menghubungkan kita ke halaman shortener link . Kalau kita klik link itu , kita akan di beri 2 pilihan link shortener yakni :

  1. http://bit.ly/
  2. http://tinyurl.com/

Biasanya media online lebih sering menggunakan http://bit.ly/ ketimbang http://tinyurl.com/ untuk menyederhanakan tautan mereka di twitter . Di sini saya juga menggunakan http://bit.ly/ . Kalau kita klik link pada http://bit.ly/ kita akan di bawa ke halamanya seperti ini

lyt

Di halaman ini kita tinggal memasukkan alamat URL berdasarkan keinginan , lalu klik ” shorten ” untuk menyederhanakanya . Kalau kita ingin menampilkan hasil penyederhanaan alamat URL ke twitter , kita bisa copy paste hasil tersebut atau juga sign up untuk menampilkannya secara otomatis di halaman twitter .

Cara di atas berdasarkan urutan lewat halaman twitter , kalau kita tidak ingin repot repot dengan cara tetek bengek seperti di atas , kita cukup langsung ke halaman http:bit.ly/ . Sebagai contoh alamat URL saya yang belum di sederhanakan adalah http://catatanpujangga.blogdetik.com/2009/10/31/menulis-bukanlah-sepele/ , setelah di sederhanakan akan menjadi http://bit.ly/hj5kZ0 . Dengan demikian , kalau kita ingin menampilkan alamat URL kita di twitter ataupun koprol yang hanya dengan 140 karakter saja , kita bisa hemat karakter dan bisa menambahkan keterangan lebih detail mengenai tautan kita tadi . Dan satu lagi mengenai keuntungan penyederhanaan semacam ini , hasil penyederhanaan bisa di tampilkan di berbagai media atau jejaring sosial manapun .

Mungkin mengenai penyederhanaan seperti ini sampeyan sudah banyak yang tau atau katakanlah basi , tapi untuk pentium 2 seperti saya baru 2 minggu terakhir ini mengetahuinya . Dan yang jelas meskipun di katakan basi , mungkin masih bisa di manfaatkan ” bagi yang belum mengetahuinya ” . ;)

Selamat jalan teman ( korban tersikut )

Tak Berkategori Nopember 20th, 2010

Kamis 18 November 2010 tepat pada jam 18 : 05 korban tersikut , secara resmi angkat kaki meninggalkan tempat kerjaanya . Saya sendiri juga tidak yakin apakah nanti di tempat kerjanya yang baru , ia akan menjadi korbansikut sikutan lagi atau malah menjadi pelaku penyikut . Hal yang seperti ini tidak lagi untuk di herankan , sudah mengakar dan menjadi budaya kita entah itu secara sadar atau tidak tapi itu nyata . Di sisi lain ” pemeran panggung drama ” bisa saja menjadi korban , tapi di waktu dan tempat yang berbeda bukan tidak memungkinkan ia menjadi pelakunya . Terus menerus seperti ini . Yach,… sekali lagi ” tidak heran ” , kalau memang kebaikan yang di lakukan , mutlak yang di terima adalah kebaikan pula . Tapi ,… kalau itu keburukan seperti halnya sikut sana sini , mungkin sudah sewajarnya saja kalau yang di terima cukup keburukan itu sendiri .

Sesama pekerja untuk sesuap nasi , saya merasakan ada kesedihan dan pilu melepaskan kepergianya . Saya tidak bisa mengeluarkan satu katapun untuk dia , entahlah karena semua itu juga sama persis seperti yang saya alami ketika pertama kali memasuki panggung drama dinamika kerja ini . Hanya saja sebelum melangkahkan kaki menuju pintu gerbang ia sempat meminta saran .

” Mas ,… ada saran untukku ? aku minta saranya mas !!! “

” Lho ,… saran apa toh li ? lha wong aku juga sama sepertimu sesama pemeran drama panggung ini . Apa yang kamu rasain juga gak jauh berbeda ma yang aku rasain . aku rasa kamu tau maksudku “

” Ya ,.. bukan begitu mas , paling tidak mas huda di sini lebih tua dan mampu bertahan selama ini . Aku lihat selama ini sampeyan selalu tersenyum menandakan betah dan menikmati semua ini . Kayaknya sampeyan bahagia “

” Li ,… lebih tua gak jaminan banjir pengalaman lho . Begini lho li ,… sebenanya memang aku udah gak heran ma hal yang seperti ini , kenapa ? pertama : ini bukan pengalaman pertamaku kerja di luar negeri , kedua : mungkin ketika menghadapi di posisi sepertimu sekarang ini , aku jauh lebih muda dari pada kamu . Pertama kali kaki ini mengenal ” perang ” di luar negeri , aku baru menginjak umur 19 tahun . “

” Nah itu dia mas ,… makanya aku minta saranya mas !! ”

” Begini saja li ,… aku gak bisa ngasih saran tapi mungkin cuman memberitahu aja , yang perlu kamu garis bawahi di sini , kamu sekarang berada di luar negeri . Di sini kamu di hadapin ma orang orang yang belum kamu tau budaya dan cara pikir mereka sepenuhnya , baik itu warga sini sendiri ataupun pekerja asing lain . Kamu gak semudah menebak pikiran orang yang sewarga negara ma kita , mereka benar benar berbeda dan kita gak tau apa yang mereka pikirin . Susah bagi kita menebak pikiran mereka dan dari situ kita gak tau apa yang mereka inginkan , yang mereka rencanakan . Untuk bisa menjembatani itu semua , antara kamu dengan mereka adalah bahasa . Kita mesti menyadari secara penuh perselisihan dalam dunia kerja seperti ini khususnya di luar negeri , faktor utamanya adalah ” missed komunikasi ” , kita susah beradaptasi karena hal ini , kita gak tau orang itu seperti apa juga karena hal ini , makanya aku sebut ” By language we are master the world ” , kelihatannya mungkin sepele , tapi itu penting . ”

” Memang banyak yang bilang kalau yang penting kerjaan beres , soal bahasa gak penting ”

” Ha ha ha semuanya berurutan li , gak bisa berdiri sendiri ”

” Saran terakhir mas !!! ”

” Kamu ini ngomong kayak gitu seolah kita gak bertemu lagi , aku gak bisa kasih saran li . Paling paling kalaupun aku kasih saran itu cuman pengulangan kata yang udah ada and tentunya kamu juga udah sering dengerinya . Aku sendiri juga takut kalau ngasih saran ke orang lain tapi akunya masih gak bener , itu seperti pengecut bagiku . Oh iya li satu lagi , sebenarnya semua ini ,…. pengeluaran kamu ini sudah di rencanakan dari awal oleh mereka “

” Iya mas , aku merasakannya . Licik banget ya … ”

” Yach ,… seperti itulah panggung drama. Mau menghindar juga gak nyelesein masalah , mau gak mau kita mesti ngadepinya , asal kita sendiri juga jangan kayak pengecut . Suka bikin masalah tapi takut ma masalah itu sendiri . Kita datang ke sini sebagai ksatria , kita gak suka bikin masalah tapi gak takut ma masalah “

” Ya udah kalau gitu mas , aku pamitan dulu ,… semoga dapat kerjaan di daerah sini sini aja , jadi deketan terus kita bisa gampang ketemuan . Oh iya mas satu lagi kenapa sampeyan bertahan di sini sejauh ini ?? “

” Hayyyyah , banyak lah alasanya … kalau aku ceritain sekarang , ntar kamu gak bakal nelpon aku lagi dan lagi aku akan nyeritain itu semua setelah kamu dapet kerjaan baru OK ?? “

Dan ,… jabatan kedua tangan . Saat saat untuk perpisahan . Haahhhh saya sendiri tidak habis pikir kenapa harus ada yang seperti ini , memang benar kehidupan ini serasa berat tapi juga bukan berarti mesti melepaskan beban itu . Seberat apapun itu mesti di panggul . Mungkin kita bisa bersenyum menghadapi itu semua karena senyum adalah cara terbaik menghadapi masalah dan diam cara terbaik menghindarinya tapi hanya senyum saja tak cukup efisien menyelesaikan masalah dan menghindar dari masalah bukan berarti lepas darinya , hanya menundanya saja . Sepertinya dia akan mobat mabit menghadapi semua ini , tidaklah cukup mudah mencari pekerjaan di negeri orang . Tanpa penguasaan bahasa dan kurangnya informasi lokasi yang akan di tuju ,.. itu akan menjadi masalah yang akan di hadapi nanti . Yach ,… entahlah selamat berjuang kawan , selamat jalan .

Sikut sikutan

Tak Berkategori Nopember 16th, 2010

Di sini saya masih menonton drama pertandingan yang benar benar fantastis menurut saya . Masing masing aktor dan aktrisnya sangat menghayati peran yang di mainkan , sampa sampai saya sendiri tidak bisa membedakan yang mana drama dan mana realita , semuanya samar .

Drama ini , adegan ini , wah ,…. sebuah fenomena yang sulit di terima oleh akal logika orang dewasa . Sikut sana , sikut sini , setelah tersikut terus menyikut , habis menyikut tersikut , tersikut di sini menyikut di sana , sikut sikutan ,… terus menerus sikut sikutan , bukan pelaku bukan pula korban , tidak ada pelaku penyikut dan juga tanpa korban tersikut . Hanya saja ,… tanpa begitu saya sadari , saya terseret ke dalam drama pertandingan ini , duh .

Begitu terlibat di dalam drama ini , ternyata sangat mengerikan bagi saya . Drama yang begitu fantastis untuk di tonton , ternyata membuat bulu kuduk saya berdiri merinding , menyeramkan ketika berada di dalamnya . Terus terang saja , meskipun posisi saya di sini sebagai seorang laki laki , saya merasa takut terlibat di dalam drama pertandingan ini .

Saya sendiri merasa bingung , peran apa yang akan saya mainkan di sini . Tanpa naskah skenario dan tidak bisa membedakan mana pemeran utama dan mana antagonisnya . Coba deh nanya sutradara ,… lha ini lagi mana sutradaranya ???

Oiiiii yang di pojok sana , sebenarnya apa yang mesti aku perankan di sini haaah ?

Terserah , apa yang ingin kau perankan . Mau pemeran utama atau antagonis itu hakmu

Lalu bagaimana dengan cerita skenarionya ?

Jalani saja , tidak usah pakai tetek bengek skenario segala . Lihat mereka !!!! semua tanpa skenario . Biar penonton sendiri yang menentukan skenarionya , pemeran utama dan atagonisnya . Tugasmu cuman menjalankan apa adanya saja . OK ?

OK , hajar saja ,. sikut sana sikut sini , tersikut ,. ? sikut yang lain lagi , terus tersikut lagi , terus terus terus dan terus menerus . sikut sikutan toh ?

Sebentar sebentar ,… sepertinya saya tidak asing lagi dengan ini , coba ah mengintip di luar sebentar siapa tau saja ada petunjuk atau paling tidak ada ceceran skenarionya .

” persis seperti dugaanku ,…. ini drama berjudul dinamika kerja , segelintir dari dinamika hidup . Pantas saja , perasaan aku pernah menonton drama yang seperti ini atau mungkin diSinetron Vs Realita ?

Sekarang yang bisa saya lakukan hanya bagaimana secepatnya keluar dari drama ini.

Pecundang berkata

Tak Berkategori Nopember 12th, 2010

Saya tertawa geli melihat seorang pecundang mentertawakan pecundang lain dan berkata ” dasar pecundang ” . Lantas siapa saya ? , jawabanya sederhana , sama saja tidak jauh berbeda . Terus siapa pecundangnya ? ( menunjuk ke segala arah dan semua di tunjuk , duh payah )