<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Blog Catatan</title>
	<atom:link href="http://catatanpujangga.blogdetik.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://catatanpujangga.blogdetik.com</link>
	<description></description>
	<pubDate>Mon, 03 Oct 2011 04:36:19 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Kembali ngeblog</title>
		<link>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2011/10/03/kembali-ngeblog/</link>
		<comments>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2011/10/03/kembali-ngeblog/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Oct 2011 04:36:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>catatanpujangga</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatanpujangga.blogdetik.com/?p=308</guid>
		<description><![CDATA[
Entah sudah berapa lama saya  tidak ngeblog . Postingan terakhir di blog ini tertulis pada tanggal 23 dan 25 mei 2011 , kedua postingan itupun termasuk review , bukan sebagai ungkapan unek unek saya selama ini . Kalau di hitung dari postingan terakhir berarti sudah 4 bulan lebih saya vakum ngeblog . Untuk memulai ngeblog [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-310" src="http://catatanpujangga.blogdetik.com/files/2011/10/kembali-ngeblog1-225x300.jpg" alt="kembali-ngeblog1" width="225" height="300" /></p>
<p>Entah sudah berapa lama saya  tidak ngeblog . Postingan terakhir di blog ini tertulis pada tanggal 23 dan 25 mei 2011 , kedua postingan itupun termasuk review , bukan sebagai ungkapan unek unek saya selama ini . Kalau di hitung dari postingan terakhir berarti sudah 4 bulan lebih saya vakum ngeblog . Untuk memulai ngeblog lagi , saya akui rasa rasanya masih berat . Bahkan saya sendiri masih kaku dengan bahasa blog di sini .</p>
<p>Hanya karena  masalah sepele tautan / blogroll tidak bisa muncul di halaman utama , page rank dan alexa anjlok membuat passion ngeblog saya luntur entah kemana . Bermula dari sinilah saya mengambil keputusan untuk sebagai konsumen informasi saja . Hanya saja dampak dari kevakuman ngeblog selama ini , saya pribadi justru merasa semakin <em>goblok</em> . Tidak ada aktifitas setelah berhadapan dengan layar monitor , kehilangan komunikasi dengan bloger lain , dan yang paling parah lagi saya tidak tau menau kalau ada beberapa sahabat yang mengadakan kegiatan travel di sini di Korea Selatan .</p>
<p>Selama vakum ngeblog , saya tidak bisa menuangkan unek unek saya di media publik , bahkan di jejaring sosial sekalipun . Tanpa alasan yang menentu , unek unek itu hanya menumpuk di kepala saja , termasuk yang berbentuk aspirasi . Sebagai pelampiasan , saya menuliskanya di note HP .</p>
<p>Mungkin di sini saya akan mulai sedikit pemanasan dulu . Maklum saja kalau bahasanya rada rada kaku , masih perlu adaptasi lagi .  Setidaknya nanti saya tidak hanya bisa  <em>mlongo</em> saja di depan monitor tanpa ada kegiatan yang berguna dan mohon maaf  kalau selama ini saya belum bisa membalas beberapa komentar di blog ini . Tadi saya sempat tercengang ternyata masih ada banyak komentar masuk , khususnya di postingan wisata .</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2011/10/03/kembali-ngeblog/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Universitas Terbuka ( UT ) hadir di Korea Selatan</title>
		<link>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2011/05/25/universitas-terbuka-ut-hadir-di-korea-selatan/</link>
		<comments>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2011/05/25/universitas-terbuka-ut-hadir-di-korea-selatan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 May 2011 11:59:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>catatanpujangga</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<category><![CDATA[luar negeri]]></category>

		<category><![CDATA[review]]></category>

		<category><![CDATA[berita terkini korea]]></category>

		<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<category><![CDATA[ICC Ansan]]></category>

		<category><![CDATA[icc-kr.com]]></category>

		<category><![CDATA[KBRI seoul]]></category>

		<category><![CDATA[Kesempatan Kerja]]></category>

		<category><![CDATA[Kesempatan kuliah untuk TKI]]></category>

		<category><![CDATA[Kesempatan TKI kuliah di Korea Selatan]]></category>

		<category><![CDATA[Korea]]></category>

		<category><![CDATA[Menulis]]></category>

		<category><![CDATA[Pendaftaran Universitas Terbuka ( UT ) di Korea Selatan]]></category>

		<category><![CDATA[Peningkatan pendidikan TKI di Korea Selatan]]></category>

		<category><![CDATA[Peningkatan SDM TKI di Korea Selatan]]></category>

		<category><![CDATA[TKI]]></category>

		<category><![CDATA[Universitas Terbuka di Korea Selatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatanpujangga.blogdetik.com/?p=306</guid>
		<description><![CDATA[Sekedar sharing saja , siapa tau saja sampeyan atau kerabat , teman atau mungkin tetangga sampeyan yang menjadi TKI di Korea Selatan berminat dengan program ini . Jauh sebelumnya saya sendiri pernah posting  satu tema dengan ini  KBRI Seoul  , PERPIKA bersama dengan seluruh musholla , utkorea.wordpress.com dan Blog Catatan
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekedar sharing saja , siapa tau saja sampeyan atau kerabat , teman atau mungkin tetangga sampeyan yang menjadi TKI di Korea Selatan berminat dengan program ini . Jauh sebelumnya saya sendiri pernah posting  satu tema dengan ini  <a href="\">TKI menjadi pelajar bea siswa ? </a>, hanya saja  di situ saya tulis untuk mengambil sebuah keputusan mesti ada ritual khusus ( tapa brata )  <img src='http://catatanpujangga.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Sekarang ini , Universitas Terbuka ( UT ) sudah di buka di Korea Selatan . UT ini terbentuk berkat kerja sama dari UT pusat , <a href="\">KBRI Seoul </a> , PERPIKA bersama dengan seluruh musholla , <a href="\">ICC </a> , dan berbagai paguyuban warga negara Indonesia . UT Korea  mulai di sosialisasikan hari Minggu 12 Desember 2010 di KBRI Seoul sekaligus di lanjutkan dengan pendaftaran calon mahasiswa .Di hari itu tercatat 43 orang calon mahasiswa berdasarkan jurusan pilihanya masing masing .</p>
<blockquote><p>S1 Manajemen : 24 orang</p>
<p>S1 Ilmu Komunikasi : 9 orang</p>
<p>S1 Sastra Inggris Bidang Minat Penerjemahan : 10 0rang</p></blockquote>
<p>Mengenai visi dan misi di bukanya UT Korea ini adalah supaya Tenaga Kerja Indonesia di Korea Selatan mendapatkan kesempatan  yang lebih baik dalam menghadapi dunia kerja di masa yang akan datang .</p>
<p>Informasi pendaftaran mahasiswa baru UT Korea berdasarkan daerah masing masing :</p>
<ul>
<li>Guro : Nursito Aji  ( +8210 5820 3030 )</li>
<li>Ujongbu : Aziz ( +8210 2367 1806 )</li>
<li>Ansan : Hermansyah / Dika ICC ( +8210 5501 4481 )</li>
<li>Busan : Wildan Thoyib ( +8210 8916 8724 )</li>
<li>Cheonan : Hasrul ( +8210 5539 7728 )</li>
<li>Daegu : Ino Sutrisno ( +8210 3948 8118 )</li>
<li>Daejon : Dedy Prasetyo ( +8210 3526 8314 )</li>
</ul>
<p>Waktu pendaftaran sampai dengan 28 Mei 2011 , untuk keterangan lebih lanjut bisa di buka <a href="\">utkorea.wordpress.com</a> dan <a href="\">tinyurl.com/utgenap2011</a></p>
<p>Informasi ini saya peroleh dari buletin Mitra Nusantara . Dan terus terang saja saya sendiri juga baru mengantongi  informasi ini beberapa hari yang lalu . Seandainya tidak mendapat tugas mengisi di salah satu kolom buletin ini , mungkin saya tidak tau sama sekali bahkan tidak bakalan posting ini . Saya rasa masih banyak yang belum mengetahui informasi ( di bukanya UT Korea ) ini , khususnya di kalangan TKI . Itu alasan kenapa saya menulis kembali informasi ini di <a href="\">Blog Catatan</a></p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2011/05/25/universitas-terbuka-ut-hadir-di-korea-selatan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Gunpo Fc dan Festival kebudayaan</title>
		<link>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2011/05/23/gunpo-fc-dan-festival-kebudayaan/</link>
		<comments>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2011/05/23/gunpo-fc-dan-festival-kebudayaan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 May 2011 10:30:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>catatanpujangga</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<category><![CDATA[luar negeri]]></category>

		<category><![CDATA[review]]></category>

		<category><![CDATA[Aktifitas TKI di korea selatan]]></category>

		<category><![CDATA[Dunia sepak bola di korea selatan]]></category>

		<category><![CDATA[ICC Ansan]]></category>

		<category><![CDATA[icc-kr.com]]></category>

		<category><![CDATA[Korea]]></category>

		<category><![CDATA[TKI]]></category>

		<category><![CDATA[TKI di Korea Selatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatanpujangga.blogdetik.com/?p=294</guid>
		<description><![CDATA[
Apa yang pertama kali muncul di benak kita ketika menyebutkan kata &#8221; TKI &#8221; ?. Kerja , kerja , dan terus menerus bekerja ? . Pernyataan seperti itu sepenuhnya kurang tepat . Sebuah klub sepak bola Gunpo Fc  , secara keseluruhan anggotanya adalah tenaga kerja Indonesia Korea Selatan . Kegiatan gunpo Fc di sini tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-medium wp-image-304" src="http://catatanpujangga.blogdetik.com/files/2011/05/guno16-300x200.jpg" alt="guno16" width="300" height="200" /></p>
<p>Apa yang pertama kali muncul di benak kita ketika menyebutkan kata &#8221; TKI &#8221; ?. Kerja , kerja , dan terus menerus bekerja ? . Pernyataan seperti itu sepenuhnya kurang tepat . Sebuah klub sepak bola Gunpo Fc  , secara keseluruhan anggotanya adalah tenaga kerja Indonesia Korea Selatan . Kegiatan gunpo Fc di sini tidak hanya bergerak di dunia sepak bola saja , tetapi juga meliputi sosialisasi peraturan dan perlindungan buruh migran , travel , dan festival kebudayaan . Contoh kecil saja pada kegiatan 2 minggu terakhir ini yakni berpartisipasi pada festival kebudayaan di Universitas Kyung Hee dan festival kebudayaan yang di selenggarakan oleh shelter bersama  <a href="http://icc-kr.com/">ICC  Ansan </a> di Gwangju hari minggu kemaren . Kegiatan semacam ini sudah di lakoni Gunpo Fc selama 11 tahun terhitung dari 15 Mei 2000 . Sedangkan untuk markasnya sendiri , terletak kurang lebih 20 meter dari stasiun Gunpo .</p>
<p><strong>Festival kebudayaan Universitas kyung Hee</strong></p>
<p>Pada agenda acara  festival kebudayaan di Universitas Kyung Hee hari minggu 15 Mei 2011 kemaren yang sekaligus bertepatan dengan hari lahirnya Gunpo Fc , Gunpo Fc di tunjuk sebagai salah satu panitia festival . Di samping <img class="alignright size-medium wp-image-300" src="http://catatanpujangga.blogdetik.com/files/2011/05/dscn0232jjk-225x300.jpg" alt="dscn0232jjk" width="225" height="300" />sebagai panitia , Gunpo Fc juga turut sumbang sih berpartisipasi dengan menampilkan tarian bala dewa dan alunan lagu khas Indonesia . Yang membuat sangat berkesan di sini , selama festival berlangsung hampir secara keseluruhan anggota Gunpo Fc memakai baju batik . Sebelumnya kita semua tahu bahwa batik merupakan salah satu hasil kebudayaan Indonesia yang keberadaanya di akui di dunia International . Dengan memakai batik ini , menunjukkan simbol rasa besarnya nasionalisme TKI  , menunjukkan kentalnya rasa kebersamaan dan gotong royong sesama TKI di Korea Selatan .</p>
<p>Adapun visi dan misi dari festival kebudayaan di Universitas Kyung Hee ini adalah untuk memperkenalkan kebudayaan kita ( Indonesia ) kepada warga Korea Selatan dan warga lainya . Tentunya juga festival semacam ini akan menarik wisatawan asing khususnya Korea Selatan untuk berkunjung ke Indonesia .</p>
<p><strong>Festival Kebudayaan Gwangju</strong></p>
<p>Minggu 22 Mei 2011 tim Gunpo Fc menghadiri undangan sebuah festival kebudayaan yang di selenggarakan oleh shelter bersama dengan  <a href="http://icc-kr.com/">ICC Ansan </a> di Gwangju . Tim Gunpo Fc berangkat dengan jumlah rombongan 1 bus atau kurang lebihnya 45 orang . Peserta dari festival ini meliputi Indonesia , Mongolia , China , Vietnam , Sri lanka , dan philipine . Kurang lebihnya 10 band Indonesia ikut meramaikan festival ini , belum termasuk band dari negara lainya . Sebagai pembukaan , Miracle band tampil dengan lagu Korea  &#8221; 사람이 꽃 보다 이름답다 (  <em>sarami kot boda areumdabda</em> ) &#8221; dan lagu ciptaanya sendiri yang sudah di rilis 6 bulan dengan judul &#8221; Sahabat &#8221; .</p>
<p>Acara  festival kebudayaan di gwangju ini juga menyediakan layanan posko Free medical service , Consular affairs service , Labor Low Consulting , Integrated Field Service Center dan HRD Korea . Mengenai visi dan misi festival ini sendiri adalah untuk mensosialisasikan penyelesaian masalah tenaga kerja . Contohnya penunggakan gaji oleh majikan terhadap pekerja , perlakuan tidak adil oleh pihak perusahaan terhadap pekerja dan lain sebagainya .</p>
<p>Dengan kegiatan kegiatan positif seperti di atas , di harapkan Gunpo Fc mampu melebarkan sayap khususnya di dunia sepak bola , mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia TKI di Korea Selatan dan bukan hal yang tidak mungkin seandainya mencetak mental pengusaha yang siap bersaing di era global ini .</p>
<p><strong>Kepengurusan Gunpo Fc : </strong></p>
<ul>
<li>Ketua : Sujiyanto</li>
<li>Wakil Ketua : Muchid Hidayat</li>
<li>Pembina : Sujiyono</li>
<li>Penasehat : Mujiyanto</li>
<li>Bendahara 1 : Totok Sulianto</li>
<li>Bendahara 2 : Irwanto</li>
<li>Sekretaris : Khoirul Huda</li>
</ul>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2011/05/23/gunpo-fc-dan-festival-kebudayaan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sisi lain korea selatan</title>
		<link>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2011/05/10/sisi-lain-korea-selatan/</link>
		<comments>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2011/05/10/sisi-lain-korea-selatan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 May 2011 04:05:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>catatanpujangga</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>

		<category><![CDATA[aspirasi]]></category>

		<category><![CDATA[luar negeri]]></category>

		<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<category><![CDATA[Di balik kemajuan Korea Selatan]]></category>

		<category><![CDATA[gaya hidup di korea]]></category>

		<category><![CDATA[Kebudayaan]]></category>

		<category><![CDATA[Korea]]></category>

		<category><![CDATA[Korea Selatan sebagai negara tercanggih kedua di dunia]]></category>

		<category><![CDATA[Pendapatan perkapita Korea Selatan]]></category>

		<category><![CDATA[Pengalaman hidup]]></category>

		<category><![CDATA[Pengalaman Pribadi]]></category>

		<category><![CDATA[Pengemis dan gelandangan di Korea Selatan]]></category>

		<category><![CDATA[Perekonomian Korea Selatan]]></category>

		<category><![CDATA[Sisi lain Korea Selatan]]></category>

		<category><![CDATA[TKI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatanpujangga.blogdetik.com/?p=292</guid>
		<description><![CDATA[&#8221; Etos kerja orang Jepang adalah 5 kali lipat dari etos kerja orang Indonesia , sedangkan etos kerja penduduk Korea Selatan adalah 3 kali lipat dari etos kerja penduduk Jepang . Kesimpulanya , untuk bisa seperti Korea Selatan yang sekarang ini , penduduk Indonesia mesti meningkatkan etos kerjanya 15 kali lipat dari etos kerja saat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8221; Etos kerja orang Jepang adalah 5 kali lipat dari etos kerja orang Indonesia , sedangkan etos kerja penduduk Korea Selatan adalah 3 kali lipat dari etos kerja penduduk Jepang . Kesimpulanya , untuk bisa seperti Korea Selatan yang sekarang ini , penduduk Indonesia mesti meningkatkan etos kerjanya 15 kali lipat dari etos kerja saat ini &#8221; . Kurang lebih seperti itu kata teman saya , secara pastinya saya sendiri masih belum yakin . Salah satu stasiun televisi swasta Indonesia juga pernah memberitakan bahwa Korea Selatan merupakan negara tercanggih kedua di bidang teknologi dan sarana informatika . Tidak hanya itu , saya juga pernah membaca di berita online yang menuliskan bahwa pendapatan perkapita penduduk korea selatan adalah kisaran 30 juta rupiah perbulanya . Ironisnya , di negeri yang penuh prestasi seperti itu masih banyak juga adanya pemandangan pengemis dan gelandangan .</p>
<p>Sedikit berbeda dengan pengemis dan gelandangan di Indonesia . Di Indonesia mereka ada mungkin karena memang minimnya lapangan pekerjaan  dan itu sebagai  &#8221; pekerjaan &#8221; . Pakaian yang di kenakan kucel dan kotor . Merata disegala umur , dari anak anak hingga manula . Keberadaanya selalu di kejar kejar petugas satpol PP . Sementara di sini di Korea Selatan mereka ada karena malasnya mereka bekerja , bahkan tidak jarang mereka &#8221; ngetamp &#8221; di tempat selebaran lowongan kerja . Pakaian ? bersepatu , lumayan rapi , sesekali berkacamata hitam . Tidak jarang bermodalkan alat musik untuk sekedar menghibur &#8221; pengiba &#8221; . Selama di sini saya belum pernah menemukan pengemis dan gelandangan berusia muda atau anak anak . Semua dari yang saya temui , mereka adalah berusia lanjut . Di manapaun mereka berada , mereka tanpa ada rasa takut di jaring petugas ketertiban . Hanya saja di beberapa tempat keramaian ada tulisan himbauan untuk tidak memberi uang kepada mereka .</p>
<p>Saya sendiri punya penilaian kurang mengenakkan terhadap pengemis dan gelandangan di sini  . Sudah 2 kali saya memergoki pengemis yang paginya mengemis dan malamnya mabuk mabukkan . Bahkan pada pengalaman pertama saya langsung kena batunya . Kepala saya pernah di pukuli seorang pemabuk tua di pinggiran toko . Dengan nada &#8221; <em>sok pinter</em> &#8221; dia bercerita jalan jalan sukses pengusaha Korea Selatan . Berlagak seperti pahlawan ia katakan kalau kami ( tenaga kerja asing ) mesti berterima kasih kepadanya karena mengurangi angka kemiskinan di negara kami . Anehnya , minggu paginya ia mengemis di stasiun kereta bawah tanah . Saya ingat betul wajah itu , dan tidak akan melupakanya .</p>
<p>Pengalaman kedua di stasiun yang berbeda . Baru pagi harinya memberi seadanya kepada pengemis , sore harinya langsung di kejutkan oleh suara lantang marah marah tidak karuan , <em>ngomel</em> sana sini tidak ada arti , tangan sebelah memegang botol minuman keras . Dalam hati saya mengatakan &#8221; <em>bukankah itu pengemis yang tadi pagi</em> &#8221; . Aneh , dan bener bener aneh . Dari kejadian ini , saya tekadkan untuk sedikit mengamati kegiatan mereka dan lingkungan sekitarnya . Tidak jauh berbeda dengan Indonesia ternyata , di sini sasaran mereka adalah orang asing ( tenaga kerja asing ) yang kurang begitu mengenali mereka . Sementara warga Korea Selatan sendiri , sedikit sekali ( hampir tidak pernah ) yang memberikan iba kepada pengemis ini .</p>
<p>Kalau ingin tau seperti apa kegiatan mereka ( pengemis dan gelandangan ) , coba pagi pagi sampeyan datang ke stasiun kereta bawah tanah setempat dan langsung menuju halaman belakang . Di situ sampeyan akan di kejutkan pemandangan sisi lain dari Korea Selatan . Bagaimana mereka menikmati sisa hidup mereka , dan bagaimana mereka menutupi &#8221; <em>kebutuhanya</em> &#8221; . Dengan kata lain , pengemis tidak hanya di temukan di Indonesia saja . Di negara maju yang seperti ini , pengemis dan gelandangan juga tumbuh subur . Berbeda sekali dengan China , kalau sampeyan ke China coba sampeyan amati pernahkan sampeyan menemukan pengemis ??</p>
<p>Saya di sini hanya menuliskan apa adanya saja , tidak saya tutup tutupi dan juga tidak saya lebih lebihkan . Secara kebetulan yang saya lihat di sini seperti ini . Lain waktu kalau saya menemukan hal hal yang baik , maka akan saya tulis &#8221; baik &#8221; . Teman saya sendiri bilang , kalau saya terlalu banyak mengurusi hal hal yang tidak penting , tidak ada untungnya di kepala dan di masa depan . Dan saya tidak tahu , apakah tulisan seperti ini terasa penting dan bermanfaat bagi sampeyan .</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2011/05/10/sisi-lain-korea-selatan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Berselancar wisata korea musim semi</title>
		<link>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2011/04/29/berselancar-wisata-korea-musim-semi/</link>
		<comments>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2011/04/29/berselancar-wisata-korea-musim-semi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Apr 2011 11:22:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>catatanpujangga</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>

		<category><![CDATA[luar negeri]]></category>

		<category><![CDATA[Sakura di musim semi korea]]></category>

		<category><![CDATA[Seoul tower]]></category>

		<category><![CDATA[Wisata Korea]]></category>

		<category><![CDATA[Wisata korea musim semi]]></category>

		<category><![CDATA[Wisata korea pilihan]]></category>

		<category><![CDATA[Wisata korea pilihan musim semi]]></category>

		<category><![CDATA[Wisata korea seoul]]></category>

		<category><![CDATA[Wisata korea Seoul tower]]></category>

		<category><![CDATA[Wisata seoul tower]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatanpujangga.blogdetik.com/?p=288</guid>
		<description><![CDATA[Sepertinya cuaca sudah mulai bisa di ajak kompromi . Kemana mana tidak harus membawa baju layaknya biorobot . Tanaman di pinggiran jalan juga sudah sudi bersenyum manis dengan menunjukkan bunga mereka , hanya saja sampai detik saya menuliskan post ini, mekaran bunga masih di dominasi pohon sakura . Mungkin yang lainya masih menunggu antrian muncul [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sepertinya cuaca sudah mulai bisa di ajak kompromi . Kemana mana tidak harus membawa baju layaknya biorobot . Tanaman di pinggiran jalan juga sudah sudi bersenyum manis dengan menunjukkan bunga mereka , hanya saja <img class="alignright size-medium wp-image-289" src="http://catatanpujangga.blogdetik.com/files/2011/04/204600_1657272554532_1318670688_1297379_2571504_o-300x225.jpg" alt="204600_1657272554532_1318670688_1297379_2571504_o" width="300" height="225" />sampai detik saya menuliskan post ini, mekaran bunga masih di dominasi pohon sakura . Mungkin yang lainya masih menunggu antrian muncul . Sementara itu , yang perlu saya siapkan untuk menyambut datangnya musim semi ini adalah sudah tentunya kesiapan fisik , kamera dan satu hal lagi yang tidak boleh di lupakan &#8221; uang saku &#8221; <img src='http://catatanpujangga.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Yang menjadi pertanyaanya sekarang , kalau musim semi seperti ini enaknya jalan jalan kemana ? . jawabanya sederhana saja &#8221; Taman &#8221; . Tapi terus terang saja saya sangat menghindari taman kota , alasanya polusi dan kurang alami . Dan satu hal lagi  dari taman kota tidak memiliki ciri khas tersendiri yang mewakili kota itu . Nah , saya ada rekomendasi sedikit soal taman yang memiliki pesona luar biasa dan juga berkarakter khas menurut saya . Lokasinya juga masih di sekitar Seoul dan mudah di jangkau transportasi khususnya kereta bawah tanah yaitu Seoul Grand Park dan lembah Seoul Tower .</p>
<p>Secara kebetulan sekali bulan 5 ini ada liburan panjang dari tanggal 5 sampai tanggal 10 . Dan rencananya saya akan meluncur ke kedua taman di atas . Yang pertama Seoul grand park , hanya saja tujuan saya nanti mungkin bukan di tamanya , melainkan di kebon binatangnya dan arena permainanya yang di kenal Seoul Land . Hari kedua atau tanggal 6 ke Seoul Towel . Untuk lebih bisa menikmati keindahan taman Seoul Towel ini yakni dengan cara mendaki dari lembahnya menuju puncak Seoul Towel . Dalam perjalanan ini , hiasan bunga taman akan menghipnotis para pengunjungnya dan spontan saja rasa lelah juga lenyap entah kemana . Sementara perjalanan pulangnya , bisa naik kereta gantung . Sambil melonggarkan otot kaki , juga bisa melihat keindahan tata kota Seoul dari atas . Rencananya tanggal 6 nanti akan saya habiskan bermalas malasan di sini sambil menikmati keindahan alam sekitar .</p>
<p>Kalau sekiranya sampeyan ingin bareng dengan saya , ya silahkan . Tanggal 5 saya tunggu di Seoul Grand Park jam 13 : 00 sekalian makan siang bareng , tapi segala keperluan bayar sendiri ya <img src='http://catatanpujangga.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> atau mungkin mau nraktir saya malahan ? kebetulan sekali tuh <img src='http://catatanpujangga.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Begitu keluar dari Stasiun Seoul Dae Geongweon langsung kelihatan tamanya .Sampeyan tidak lupa dengan muka saya kan ? <img src='http://catatanpujangga.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Dalam liburan nanti saya hanya bisa menyempatkan 2 hari jalan jalan ke taman , selebihnya ingin melihat sudut sudut kemegahan bandara incheon dan stasiun stasiun kereta bawah tanah yang kemegahanya juga tidak mau kalah dengan bandara internasional Soekarno Hatta . Siapa tau saja Indonesia bisa seperti itu , syukur syukur bisa lebih malahan , amin .</p>
<p>Oh iya hampir lupa , berhubungan saya belum sempat jepret pemandangan untuk saat ini , dimusim semi ini khususnya bunga sakura , jadi di sini saya beri bocoran foto hasil jepretan sahabat saya <a href="http://tazkiana.wordpress.com/">Tazkiana </a>saja . Rasa rasanya terasa asing saja postingan wisata kok tidak ada fotonya , tidak apa apa lah . Padahal lokasinya juga tidak jauh dari tempat saya tinggal . Lokasi foto di atas adalah Suwon , sedangkan saya sendiri tinggal di Hwaseong .</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2011/04/29/berselancar-wisata-korea-musim-semi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>TKI juga perlu management</title>
		<link>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2011/04/27/tki-juga-perlu-management/</link>
		<comments>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2011/04/27/tki-juga-perlu-management/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Apr 2011 10:50:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>catatanpujangga</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[luar negeri]]></category>

		<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<category><![CDATA[Gaya hidup]]></category>

		<category><![CDATA[gaya hidup di korea]]></category>

		<category><![CDATA[gaya hidup di luar bnegeri]]></category>

		<category><![CDATA[gaya hidup TKI]]></category>

		<category><![CDATA[Kesempatan Kerja]]></category>

		<category><![CDATA[Korea]]></category>

		<category><![CDATA[Menulis]]></category>

		<category><![CDATA[Pengalaman hidup]]></category>

		<category><![CDATA[Pengalaman Pribadi]]></category>

		<category><![CDATA[TKI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatanpujangga.blogdetik.com/2011/04/27/tki-juga-perlu-management/</guid>
		<description><![CDATA[Setidaknya dari pada ngontel becak di Indonesia , mungkin sedikit lebih baik menjadi TKI . Tidak perlu bermain petak umpet dengan petugas satpol PP dan gaji yang di terima juga tidak berdasarkan untung untungan . Meskipun sebenarnya kalau di kalkulasikan lebih lanjut perbedaanya juga tidaklah jauh . Jadi jangan sampeyan bayangkan perbandinganya dengan pegawai negeri [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setidaknya dari pada <em>ngontel</em> becak di Indonesia , mungkin sedikit lebih baik menjadi TKI . Tidak perlu bermain <img class="alignright size-medium wp-image-286" src="http://catatanpujangga.blogdetik.com/files/2011/04/dollar-sign-clock_x172440061-283x300.jpg" alt="dollar-sign-clock_x172440061" width="283" height="300" />petak umpet dengan petugas satpol PP dan gaji yang di terima juga tidak berdasarkan untung untungan . Meskipun sebenarnya kalau di kalkulasikan lebih lanjut perbedaanya juga tidaklah jauh . Jadi jangan sampeyan bayangkan perbandinganya dengan pegawai negeri , terlalu jauhlah .</p>
<p>Yang perlu di garis bawahi di sini , sifat menjadi TKI adalah sementara , hanya tenaga kontrak semata , bukan sampai jenjang pensiun layaknya pegawai negeri . Masa setelah habis kontrak menjadi TKI sangat perlu di pikirkan dengan matang . Seorang TKI sangat di anjurkan bisa memanagement keuangan mereka selama menjadi perantau .</p>
<p>Hanya saja , tidak sedikit juga TKI yang bersifat glamor . Merasa apa apa bisa di jangkau , sampai sampai saya sendiri malah susah membedakan yang mana penduduk asli dan yang mana pendatang . Gaya hidup yang tidak sewajarnya seorang TKI kerap mencolok kedua mata saya . Mungkin sampeyan tidak percaya kalau seorang TKI mengendarai ( membeli ) mobil sebagai alat transportasi sehari harinya , pakaian bermerk menengah ke atas , tinggal di apartemen mewah , dan makanan tinggal pesan di antar . Saya sampai tidak habis pikir berapa gaji mereka perbulanya ? .</p>
<p>Kalau memang mereka tanpa pekerjaan sampingan seperti jasa pengiriman uang , jual pulsa , jualan online , menjadi tenaga arbaitan di waktu libur etc lantas apa pekerjaan mereka di sini ?. Entahlah , Di luar dari itu semua , itu sepenuhnya hak mereka . Duit duit mereka sendiri , tidak ada sangkutanya dengan saya .</p>
<p>Saya hanya berpikir , kalau hanya ingin hidup senang senang seperti itu kenapa juga mesti jauh jauh ke luar negeri ? . Di negeri sendiri kan malah enak , bisa dekat dengan keluarga ( emangnya nyari kerja gampang ? ) . Saya sendiri sangat takut membanggakan status TKI pada diri saya sendiri . Gaji tidaklah beda jauh dengan kerja di rumah , dan kesan di mata tetangga melimpah duit , padahal kenyataanya ? ( <em>sawang sinawang </em>) Lalu apa yang mesti di banggakan ? Dan semua itu di lakukan dengan jangka pendek . Lantas apa yang akan di kerjakan setelahnya ? Kalau hal ini tidak di pikirkan masak masak oleh TKI khususnya saya sendiri , maka hanya bisa mengucapkan salam kenal saja dengan duit , tanpa memilikinya . Capeknya dapat , duit entah kemana .</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2011/04/27/tki-juga-perlu-management/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>TKI menjadi pelajar bea siswa ?</title>
		<link>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2011/01/06/tki-menjadi-pelajar-bea-siswa/</link>
		<comments>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2011/01/06/tki-menjadi-pelajar-bea-siswa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Jan 2011 12:28:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>catatanpujangga</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kesempatan Kerja]]></category>

		<category><![CDATA[luar negeri]]></category>

		<category><![CDATA[alternatif TKI mendapatkan bea siswa di korea selatan]]></category>

		<category><![CDATA[alternatif TKI menjadi pelajar]]></category>

		<category><![CDATA[bea siswa]]></category>

		<category><![CDATA[bea siswa ke korea selatan]]></category>

		<category><![CDATA[bea siswa ke luar negeri]]></category>

		<category><![CDATA[cara mendapatkan bea siswa ke korea selatan]]></category>

		<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<category><![CDATA[Korea]]></category>

		<category><![CDATA[TKI]]></category>

		<category><![CDATA[TKI mendapatkan bea siswa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatanpujangga.blogdetik.com/?p=281</guid>
		<description><![CDATA[Terinspirasi oleh obrolan singkat dengan sahabat bloger husin  via facebook dan saya pikir tidak ada salahnya menuliskannya di sini .
Huda :  hahay ,&#8230; salam kenal ya sin ha ha ha
Husin : btw , u di korea ..beasiswa kuliah atau memang kerja ya huda&#8230;?
Huda : Ha ha TKI sin ,&#8230; sama dg TKI pada umumnya ^_^
Husin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terinspirasi oleh obrolan singkat dengan sahabat bloger <a href="http://husin.blogdetik.com/">husin </a> via facebook dan saya pikir tidak ada salahnya menuliskannya di sini .</p>
<blockquote><p><em>Huda :  hahay ,&#8230; salam kenal ya sin ha ha ha</em></p>
<p><em>Husin : btw , u di korea ..beasiswa kuliah atau memang kerja ya huda&#8230;?</em></p>
<p><em>Huda : Ha ha TKI sin ,&#8230; sama dg TKI pada umumnya ^_^</em></p>
<p><em>Husin : sekalian kuliah aja disana cari beasiswa huda..?</em></p>
<p><em><span>Huda : oh susah sin ,&#8230; dulu rencananya mmg gitu , eh  setelah sampe sini ternyata g semudah membalikkan telapak tangan ,&#8230;  mesti ngurus visa lg n pulang k indonesia dulu , g bs rangkap <abbr>.</abbr></span></em></p></blockquote>
<p>Tapi apakah benar seorang TKI seperti saya bisa menjadi pelajar atau bahkan pelajar beasiswa ? . Bisa , hanya saja seperti yang saya katakan kepada husin ,  <em>&#8220;tidak semudah membalikkan telapak tangan &#8220;</em>. Berdasarkan informasi yang saya kantongi , saya ada 2 alternatif untuk mendapatkan status pelajar selagi masih bekerja sebagai TKI di Korea Selatan .</p>
<blockquote><p><em><strong>Pertama </strong></em>, mengikuti program lembaga pendidikan yang berstatus di akui .</p>
<ul>
<li>Program ini gratis , tanpa di pungut biaya seperserpun  . Biasanya di biayai oleh misioneris  dan shelter ( nama / lembaga tempat pengaduan warga negara asing ) .</li>
<li>Materi yang di sampaikan : bahasa inggris dan bahasa korea , sastra korea dan kebudayaan korea ( guide ).</li>
<li>Jam belajar : hari libur ( sabtu dan minggu ) kurang lebih 4 jam per harinya.</li>
<li>Setelah lulus akan di berikan sertifikat . Dengan sertifkat ini , cukup bisa mengantar kita menjadi pengajar di yayasan atau universitas di Indonesia . ( itu mungkin kalau rektornya saya )</li>
</ul>
</blockquote>
<p>Kekurangannya , menurut saya program ini <em>&#8221; berbau</em> &#8221; penyebaran agama tertentu . Jadi kalau mengikuti program ini , pondasinya mesti kuat . Saya sendiri juga belum seutuhnya yakin  apakah program semacam ini murni di sebut kegiatan belajar mengajar atau ada unsur  lain di baliknya . Kalau tertarik  cukup mencari informasinya di kantor shelter terdekat . Biasanya akan ada selebaran yang di bagi bagikan pada saat pembukaan kelas baru . Kalau tidak salah hanya berlaku untuk visa E9 .</p>
<blockquote><p><em><strong>Kedua</strong></em> , mengikuti ujian bea siswa . Informasi ujian ini bisa di dapatkan di lembaga pendidikan tertentu dan shelter . Kita cukup mengerjakan soal ujian yang di berikan  . Kalau lulus dan lolos , berarti beasiswa sudah di tangan dan mesti pulang ke tanah air terlebih dahulu untuk mengurus visa . Proses semuanya di mulai dari awal . Merubah visa yang dulunya visa kerja menjadi menjadi visa pelajar , dan mesti mengurus <em>tetek bengek </em>lainnya . Hal semacam inilah yang saya tidak suka , karena visa tidak bisa langsung di alihkan dari visa kerja menjadi visa pelajar dan mesti pulang  ke tanah air . Hanya saja , keuntungan dari program ini  adalah kegiatan belajar mengajarnya di universitas dan  tentunya tanpa <em>embel embel</em> misi penyebaran agama . Kalau memang TKI seperti saya ini ingin mengambil program ini , harus tapa brata terlebih dahulu untuk mengambil keputusan . Apakah kerja atau kuliah .</p></blockquote>
<p>Sekarang bagaimana kalau seorang pelajar ingin menjadi tenaga kerja seperti saya ini ? . Sangat mudah sekali , cukup berhenti dari kegiatan belajarnya dan mencari pekerjaan yang membutuhkan tenaga ilegal . Lho kok tenaga ilegal ? ya , spontan saja status tidak lagi pelajar , melainkan tenaga kerja ilegal dan selamat menikmati <em>&#8221; permainan petak umpet &#8220;</em> dengan polisi imigrasi . Hitung hitung , menjadi tenaga kerja ilegal juga merupakan pelajaran  yang tidak di dapatkan di bangku kuliah dan bahan skripsi . Dan lagi , <em>&#8221; permainan petak umpet</em> &#8221; ini akan menguji bagaimana melihat dan memanfaatkan  peluang . Tapi kalau belum apa apa sudah ketangkap petugas imigrasi , ya jangan salah . Itu sudah menjadi resikonya . Resiko tentunya di tanggung penumpang .</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2011/01/06/tki-menjadi-pelajar-bea-siswa/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>By language we are master the world</title>
		<link>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2011/01/01/by-language-we-are-master-the-world/</link>
		<comments>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2011/01/01/by-language-we-are-master-the-world/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Jan 2011 11:14:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>catatanpujangga</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[aspirasi]]></category>

		<category><![CDATA[luar negeri]]></category>

		<category><![CDATA[Bahasa Inggris]]></category>

		<category><![CDATA[By language we are master the world]]></category>

		<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<category><![CDATA[Enterprenuer]]></category>

		<category><![CDATA[Fungsi bahasa asing di dunia internasional]]></category>

		<category><![CDATA[Penerapan bahasa di dunia internasional]]></category>

		<category><![CDATA[Pengalaman hidup]]></category>

		<category><![CDATA[Pengalaman Pribadi]]></category>

		<category><![CDATA[Peranan bahasa]]></category>

		<category><![CDATA[Praktek bahasa asing]]></category>

		<category><![CDATA[TKI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatanpujangga.blogdetik.com/?p=277</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;By language we are master the world  &#8221; , kalimat ini pertama kali saya baca di tempat saya kursus bahasa inggris . Kalau di  artikan berdasarkan pentium 2 saya , kurang lebihnya seperti ini &#8221; dengan bahasa kita adalah penguasa dunia &#8221; . Benar tidaknya kalimat itu , saya sendiri kurang mengerti . Kalimat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;<a href="http://catatanpujangga.blogdetik.com/2011/01/01/by-language-we-are-master-the-world/"><em><strong>By language we are master the world</strong></em> </a> &#8221; , kalimat ini pertama kali saya baca di tempat saya kursus bahasa inggris . Kalau di  artikan berdasarkan pentium 2 saya , kurang lebihnya seperti ini<em> &#8221; dengan bahasa kita adalah penguasa dunia &#8221; </em>. Benar tidaknya kalimat itu , saya sendiri kurang mengerti . Kalimat ini begitu jelas terpampang di atas pintu masuk tempat kursus &#8221; multi language excellent course &#8221; ( bukan nama sebenarnya ) . Lewat multi language excellent course ini , saya mencoba membuktikan kebenaran arti dari kalimat  &#8220;<em>by language we are master the world</em> &#8221; itu. Yayasan ini juga yang memberi kesempatan saya  untuk menjajal bea siswa ke luar negeri . Bisa di katakan juga yayasan inilah yang menjembatani  saya sampai negeri tirai bambu China , Taiwan ROC ( Republik of china ) , dan yang terakhir negeri gingseng Korea Selatan  ini . Dari pengalaman  hidup di luar negeri seperti ini ,saya merasa  kebenaran arti kalimat by language we are master the world semakin terbukti .</p>
<p>Pernahkah terpikirkan di benak sampeyan akan seperti apa jadinya hidup di negara atau tempat tertentu tanpa penguasaan bahasa setempat ?. Kalau tidak menguasai , setidaknya mengerti apa yang di maksudkan lawan bicara . Bahasa di sini berfungsi sebagai alat komunikasi sehari hari , sebagai jembatan yang menghubungkan dan mengungkap apa yang di rasa dan di pikirkan . Bagaimana bisa sejalan kalau tanpa adanya komunikasi . Sesuatunya akan sulit di searahkan tanpa yang satu ini , bahasa .  Saya rasa tidak hanya di luar negeri saja , pemahaman bahasa juga sangat di perlukan di daerah daerah yang memiliki perbedaan bahasa .</p>
<p>Entah percaya atau tidak itu terserah sampeyan , faktor utama dan pertama terjadinya masalah yang di alami oleh TKI adalah <a href="http://master03.wordpress.com/">bahasa </a> . Kurangnya pemahaman bahasa seperti ini sering menimbulkan missed komunikasi , dan buntut buntutnya adalah kekerasan yang sering kita dengar dan tonton di layar televisi . Kalau ingin membenahi itu semua , point pertamanya adalah pematangan bahasa  setempat . Saya yakin dengan bahasa ,tinggal di manapun tidak ada masalah . Di manapun tempatnya , serasa seperti tempat tinggal sendiri dengan catatan bisa berkomunikasi dan di ikuti adaptasi .</p>
<p>Saya menulis seperti itu bukan lantaran saya menguasai bahasa lho , khususnya bahasa internasional bahasa Inggris .Kalau sampeyan bertanya kepada saya seberapa dalam kepenguasaan saya tehadap bahasa Inggris , maka jawaban saya &#8221; <em>blepotan</em> &#8221; , lho kok bisa ? . Semenjak SMA nilai bahasa inggris saya selalu  <em>jeblok</em> , itu mungkin karena ketika tes saya tidak bisa menyontek dan kamusnya terlalu tebal untuk di sembunyikan dari mata pengawas ujian .</p>
<p>Terakhir kali saya ngobrol lama menggunakan bahasa Inggris yaitu dengan warga Jerman di bandara internasional Hongkong . Anehnya lagi , sepertinya tidak merasa kesulitan melafalkanya atau mungkin orang bule itu tidak menyadarinya atau jangan jangan tau tapi hanya di simpan dalam hati saja . Tapi yang membuat saya heran , orang bule ini bilang bahasa Inggris saya bagus dan setiap bertemu warga negara Indonesia , hampir seluruhnya mahir berbahasa Inggris . Mungkin yang di katakannya itu terkecuali saya . Kalau memang benar apa yang di katakannya , saya jadi bertanya tanya kepada diri saya sendiri , sebenarnya yang salah nilai raport saya atau orang bule itu ya ? . Faktanya kalau di suruh menuliskan kembali apa yang di bicarakan orang bule itu , saya juga tidak yakin bisa .</p>
<p>Dari kurangnya kepenguasaan bahasa , khususnya bahasa Inggris inilah , saya semakin merasa betapa pentingnya <a href="http://master03.wordpress.com/">peranan bahasa </a> . Mengenai manfaatnya saya rasa sampeyan juga pasti sudah tau . Investor dan partner bisnis sampeyan bahasanya bukan bahasa Indonesia kan ? hayooo  . Tapi saya sendiri merasa , semakin di pelajari kok semakin susah . Semakin banyak belajar , semakin merasa bodoh , duh payah .</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2011/01/01/by-language-we-are-master-the-world/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Matahari tak mampu menghangatkan tubuhku</title>
		<link>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2010/12/25/matahari-tak-mampu-menghangatkan-tubuhku/</link>
		<comments>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2010/12/25/matahari-tak-mampu-menghangatkan-tubuhku/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Dec 2010 08:49:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>catatanpujangga</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Religi]]></category>

		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<category><![CDATA[luar negeri]]></category>

		<category><![CDATA[aspirasi]]></category>

		<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<category><![CDATA[Cuaca korea hari ini]]></category>

		<category><![CDATA[Curhat]]></category>

		<category><![CDATA[Kehendak Tuhan]]></category>

		<category><![CDATA[Kekuasaan Tuhan]]></category>

		<category><![CDATA[Korea]]></category>

		<category><![CDATA[Menulis]]></category>

		<category><![CDATA[musim di korea]]></category>

		<category><![CDATA[Musim dingin]]></category>

		<category><![CDATA[Natal 2010]]></category>

		<category><![CDATA[Pengalaman hidup]]></category>

		<category><![CDATA[Pengalaman Pribadi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatanpujangga.blogdetik.com/?p=274</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini matahari tidak tanggung tanggung menampakkan dirinya , begitu juga dengan sinarnya &#8221; full &#8221; seperti tak bersisa . Teriknya mampu menggosongkan kulit putih saya kalau sampai berlama lama di bawahnya . Saya sendiri tidak bisa bertahan lama di luaran  . Mungkin mentok cuman 10 menit . Maaf , bukannya di sini saya takut gosong [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini matahari tidak tanggung tanggung menampakkan dirinya , begitu juga dengan sinarnya &#8221; full &#8221; seperti tak bersisa . Teriknya mampu menggosongkan kulit putih saya kalau sampai berlama lama di bawahnya . Saya sendiri tidak bisa bertahan lama di luaran  . Mungkin mentok cuman 10 menit . Maaf , bukannya di sini saya takut gosong atau apalah tapi terik matahari kali ini kurang mampu menghangatkan tubuh saya di musim dingin , khususnya hari ini .</p>
<p>Tepat di hari raya natal tahun 2010 ini , suhu di sini mencapai - 19 derajat celcius . Meskipun di hari yang terang benderang seperti ini , saya masih merasa tersiksa berada di luar ruangan . Jari jari tangan , ujung kuping, hidung , bibir  serasa cepat sekali kedinginan dan itu benar benar sakit . Untuk bepergian keluar , saya mesti berpakaian layaknya robot . Contohnya saja sekarang , baju yang saya pakai 1 kaos lengan pendek , 1 kaos tebal lengan panjang , 1 jaket kulit dan lagi 1 jaket tebal yang khusus di pakai di musim dingin . Belum lagi untuk celana , mesti double . Dengan memakai baju yang seperti ini saja  masih merasa kaku kedinginan . Saya tidak habis pikir bagaimana rasanya mereka yang bepergian hanya dengan baju seadanya , khususnya perempuan yang lebih mementingkan fashion atau style dan bawahnya hanya mengenakan stocking . Peduli setan dengan yang namanya style kalau musim dingin sudah tiba . Faktanya , musim dingin tidak pernah bisa di ajak kompromi dengan style stylan seperti itu . Kalau sudah mengigil kedinginan , siapa juga yang merasakanya .</p>
<p>Semalam saya sempat melakukan uji coba seberapa cepat suhu ini mampu membekukan air . Dengan menaruh segelas air 50 ml di luaran dan saya meninggalkanya beberapa menit untuk mandi sejenak . Fantastis , hanya dengan waktu 12 menit saja  setengah dari air itu membeku di tempatnya . Sama sekali tidak terbayangkan di benak saya kalau itu adalah tubuh saya sendiri .</p>
<p>Di siang hari ini jam 2 saya coba jalan jalan untuk menghilangkan penat di pikiran . Heran , dengan sinar matahari yang begini teriknya , benar benar cerah , tapi hanya selama 5 menit saya berjalan kaki , jari jari dan kuping terasa sakitnya minta ampun karena kedinginan . Saya salut dengan kekuasaan Tuhan , mampu membuat ruangan seluas ini dengan kesejukan melebihi ruangan ber AC atau melebihi dinginnya freezer kulkas malahan . Tuhan memang hebat , sehebat hebatnya lah , benar benar mutlak berkuasa penuh atas semua ini . Saya yakin seyakin yakinnya kalau bukan Tuhan , tidak ada mahluk lain yang mampu membuat daerah seluas ini sampai sedingin ini . Apalagi cuman menghukum segelintir orang seperti saya , sama sekali tidak ada kesulitan bagiNYA . Tuhan kalau sudah berkehendak tidak menunggu kapan dan siapa , termasuk dinginnya hari ini .</p>
<p><em><br />
</em></p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2010/12/25/matahari-tak-mampu-menghangatkan-tubuhku/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Diri sendiri aman , orang lain juga aman bersama safety riding</title>
		<link>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2010/12/24/diri-sendiri-aman-orang-lain-juga-aman-bersama-safety-riding/</link>
		<comments>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2010/12/24/diri-sendiri-aman-orang-lain-juga-aman-bersama-safety-riding/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Dec 2010 10:53:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>catatanpujangga</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<category><![CDATA[blogger for safety riding]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatanpujangga.blogdetik.com/?p=272</guid>
		<description><![CDATA[Memasuki hari raya dan akhir tahun seperti ini sudah  bisa di tebak , apalagi kalau bukan macet  . Hal ini sudah menjadi rutinitas kita , kegiatan musiman atau bahkan rutinitas sehari hari malahan . Di tengah tengah kemacetan seperti ini , mata kita  seolah di telanjangi oleh tindakan pelanggaran lalu lintas . Ironisnya , tindakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Memasuki hari raya dan akhir tahun seperti ini sudah  bisa di tebak , apalagi kalau bukan macet  . Hal ini sudah menjadi rutinitas kita , kegiatan musiman atau bahkan rutinitas sehari hari malahan . Di tengah tengah kemacetan seperti ini , mata kita  seolah di telanjangi oleh tindakan pelanggaran lalu lintas . Ironisnya , tindakan pelanggaran seperti itu adalah faktor utama terjadinya <a href="http://www.gethomesafely.co.id/">kecelakaan lalu lintas </a> dan itu murni faktor manusiawi . Dan yang perlu di garis bawahi , perbandingan jumlah pelanggaran lalu lintas lebih besar ketimbang pengendara tertib lalu lintas . Alhasil ,  kesempatan rawan <a href="http://www.gethomesafely.co.id/">kecelakaan lalu lintas </a> sangatlah besar .</p>
<p>Kalau sudah celaka , siapa juga yang merasakan ? . Mending kalau cuman seorang yang di rugikan , bagaimana jika melibatkan orang lain juga ?  .Sudah semestinya kita memikirkan keselamatan orang lain juga . Saya rasa tidak terlalu ribet kalau kita lebih mengindahkan <a href="http://www.marketplus.co.id/">safety riding </a> , toh juga untuk keselamatan kita sendiri . Diri sendiri aman , orang lain aman .</p>
<p>Sebentar  lagi malam tahun baru tiba . Pada peristiwa yang seperti ini  saya sering di sajikan pemandangan pengendara motor ugal ugalan , tanpa lampu depan ataupun belakang , kebut kebutan secara berkelompok tanpa helm , dan tidak sedikit juga beberapa di antara mereka harus masuk liang kubur karena ulahnya itu . Mungkin akan berbeda cerita kalau istilah kata <em><strong>&#8220; <a href="http://www.marketplus.co.id/">safety riding </a> </strong></em> <em><strong>&#8220;</strong></em> lebih di perhatikan . Setidaknya mampu mengurangi resiko terjadinya <a href="http://www.gethomesafely.co.id/">kecelakaan lalu lintas </a> yang dapat <em>menggeret</em> orang lain juga .</p>
<p>Berdasarkan pengamatan mata telanjang saya , dari korban <a href="http://www.gethomesafely.co.id/">kecelakaan lalu lintas </a> yang parah atau bahkan merenggut nyawa , lebih di dominasi dari mereka yang kurang kesadaran mengenai <a href="http://www.marketplus.co.id/">safety riding </a> atau keamanan berkendara . Sebelum semua itu terjadi , kita bisa mencegah atau menghindarinya sejak dini dengan mempraktekkan keamanan saat berkendara dengan benar . Di mulai dari kita sendiri dan untuk orang lain juga . Dan satu hal lagi , kita tidak tau kapan musibah menimpa . Jadi , mematuhi rambu rambu lalu lintas dan mengindahkan <a href="http://www.marketplus.co.id/">safety riding </a> tidak hanya ketika ada petugas polisi lalu lintas atau razia saja .</p>
<p>Mungkin ketika malam tahun baru tiba nanti  akan  jarang tampak petugas polisi lalu lintas , tapi bukan berarti kita aman dari musibah atau kecelakaan . Kapanpun dan di manapaun mesti berhati hati saat berkendara .Waktu malam , peranan lampu pada <a href="http://bluebirdgroup.com/">kendaraan </a> kita sangat berpengaruh . Kalau salah satu dari lampu penerangan pada <a href="http://bluebirdgroup.com/">kendaraan </a> ada yang kurang , segera lengkapi . Baik lampu penerangan depan ataupun belakang . Masalah lampu penerangan pada <a href="http://bluebirdgroup.com/">kendaraan </a> seperti ini  mungkin kelihatanya sepele . Tapi urusannya akan <em>geger</em> kalau kita di tabrak <a href="http://bluebirdgroup.com/">kendaraan </a> lain karena <a href="http://bluebirdgroup.com/">kendaraan </a> kita tanpa lampu penerang saat malam , khususnya tahun baru nanti . Untuk mencari amannya , tidak ada salahnya kita mengindahkan tata tertib lalu lintas , <a href="http://www.marketplus.co.id/">safety riding </a> , dan hal hal lain untuk keselamatan diri kita sendiri atau orang lain . Diri sendiri aman , orang lain juga aman bersama dengan <a href="http://www.marketplus.co.id/">safety riding </a> .</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2010/12/24/diri-sendiri-aman-orang-lain-juga-aman-bersama-safety-riding/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Biaya kebutuhan hidup di korea</title>
		<link>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2010/12/20/biaya-kebutuhan-pokok-di-korea/</link>
		<comments>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2010/12/20/biaya-kebutuhan-pokok-di-korea/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Dec 2010 10:04:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>catatanpujangga</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>

		<category><![CDATA[Wisata]]></category>

		<category><![CDATA[luar negeri]]></category>

		<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<category><![CDATA[Gaya hidup]]></category>

		<category><![CDATA[gaya hidup di korea]]></category>

		<category><![CDATA[kebutuhan hidup di korea]]></category>

		<category><![CDATA[Korea]]></category>

		<category><![CDATA[Pengalaman hidup]]></category>

		<category><![CDATA[Pengalaman Pribadi]]></category>

		<category><![CDATA[Wisata Korea]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatanpujangga.blogdetik.com/?p=270</guid>
		<description><![CDATA[Setiap minggunya , e-mail dan inbox facebook saya tidak pernah luput dengan  pertanyaan mengenai pariwisata korea , harga tiket pesawat Indonesia - Korea PP , biaya menginap di hotel , biaya kebutuhan hidup di korea , gaya hidup orang korea dan masih banyak lagi pertanyaan pertanyaan lain mengenai korea . Yang menyangkut lokasi wisata korea [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap minggunya , e-mail dan inbox facebook saya tidak pernah luput dengan  pertanyaan mengenai pariwisata korea , harga tiket pesawat Indonesia - Korea PP , biaya menginap di hotel , biaya kebutuhan hidup di korea , gaya hidup orang korea dan masih banyak lagi pertanyaan pertanyaan lain mengenai korea . Yang menyangkut lokasi wisata korea , biaya tiket Indonesia - Korea PP , biaya menginap di hotel , dan sarana transportasi di korea , saya sudah sedikit menuliskannya di <a href="http://catatanpujangga.blogdetik.com/2010/09/03/wisata-korea-seoul/">wisata korea seoul </a> dan <a href="http://catatanpujangga.blogdetik.com/2010/10/25/wisata-korea-seoul-2/">wisata korea seoul 2 </a> .</p>
<p>Kali ini saya akan mengulas sedikit mengenai biaya kebutuhan hidup sehari hari di korea . Di mulai dari tempat tinggal , biaya listrik , biaya air , dan biaya kebutuhan pangan yang saya hitung berdasarkan standar menengah kebawah . Jadi seandainya saja  ada pertanyaan lagi tentang hal ini , mungkin saya akan menjawabnya cukup dengan copy paste link postingan ini .</p>
<p><strong>Untuk yang pertama ,</strong> <strong>tempat tinggal</strong> . Mayoritas penduduk korea bertempat tinggal di apartemen . Harga sewa kontrakan bervariasi berdasarkan besar kecilnya uang jaminan . Semakin besar uang jaminan , pembayaran sewa semakin murah . Begitu juga sebaliknya . Untuk sebuah apartemen berfasilitas 1 kamar tidur ( 3 x 3 M ) ,1  ruang dapur ( 2 x 3 M ) , 1 ruang tengah ( 2 x 4 M ) , dan 1 kamar mandi ( 2 x 2 M ) harga sewa di patok kurang lebih 150 ribu won / bulan . Kalau di rupiahkan dengan nilai kurs hari ini ( 1 won = 7,83 rupiah ) , maka 150 .000 x 7,83 = <strong>1. 174 .500 rupiah .<br />
</strong></p>
<p><strong>kedua , biaya air dan listrik</strong> . Untuk beban ini , antara musim panas dan musim dingin ada sedikit perbedaan . Biaya air dan listrik untuk musim panas sekitar 130 ribu won , musim dingin 150 ribu won . Alasannya kenapa berbeda , karena ketika musim dingin ada pengluaran tambahan berupa gas atau boiler yang berfungsi sebagai penghangat ruangan . Kalau saya ambil biaya rata ratanya menjadi 140 ribu won / bulan . Untuk nilai rupiahnya 140.000 x 7,83 = <strong>1. 096.200 rupiah .</strong></p>
<p><strong>Dan yang ketiga , biaya makanan sehari hari</strong> . Di sini saya mengambil harga sebuah masakan yang paling murah saja , yaitu sekitar 2 500 won . Untuk rata rata sebuah masakan di tarif 3 500 won dan menengah ke atas 5 000 - 8 000 won , sedangkan untuk sebuah masakan Indonesia di warung Indonesia biasanya di tarif 6000 won . Kalau mengambil harga termurah yakni 2 500 won , sehari 3 kali menjadi 7 500 won sehari . Atau mungkin lebih berhemat sedikit , katakanlah pagi sarapan hanya dengan roti seharga 1 000 won maka 5 000 + 1 000 = 6 000 won perhari . Jadi untuk biaya makan selama 1 bulan = 6 000 x 30 = 180 . 000 won , dalam bentuk rupiah 180.000 x 7,83 = <strong>1. 409 . 400 rupiah </strong></p>
<p>Jadi jumlah total untuk biaya tempat tinggal , biaya air dan listrik , dan biaya makan sehari hari menjadi 1. 174 . 500 + 1. 096. 200 + 1. 409 . 400 =<strong> 3 . 680 . 100 rupiah </strong>. Kesimpulannya untuk tinggal di korea , setidaknya berpenghasilan minimal 3 . 680 . 100 rupiah / bulannya . Jumlah itu saya ambil dengan dasar minimal untuk daerah hwaseong . Kalau  seorang pelajar ( beasiswa / tukar pelajar ) hanya dengan uang saku US 80 dollar / bulannya , saya rasa itu kurang jauh dari cukup , terkecuali asrama sudah di sediakan oleh pemerintah atau yayasan . Sedangkan yang urusanya untuk berbisnis , mungkin tidak ada masalah karena saya yakin hasil yang di dapatkan tentunya lebih besar dari jumlah itu . Lalu bagaimana dengan yang wisata ? mungkin itu tergantung berapa lama berwisata di korea atau tinggal di korea .</p>
<p>Itu sedikit gambaran mengenai biaya kebutuhan pokok di korea sebagai jawaban dari pertanyaan pertanyaan sahabat selama ini .</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2010/12/20/biaya-kebutuhan-pokok-di-korea/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menyederhanakan alamat URL / link di twitter</title>
		<link>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2010/12/16/menyederhanakan-alamat-url-link-di-twitter/</link>
		<comments>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2010/12/16/menyederhanakan-alamat-url-link-di-twitter/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Dec 2010 10:57:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>catatanpujangga</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blog]]></category>

		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<category><![CDATA[ilmu internet]]></category>

		<category><![CDATA[ilmu komputer]]></category>

		<category><![CDATA[Menulis]]></category>

		<category><![CDATA[penyederhanaan URL / Link]]></category>

		<category><![CDATA[tutorial twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatanpujangga.blogdetik.com/?p=259</guid>
		<description><![CDATA[Saya sering bertanya tanya sendiri bagaimana cara mereka menyederhanakan alamat URL / linknya di twitter  . Bahkan pentium 2 saya sempat mengira kalau  selama ini mereka menggunakan software tertentu untuk menyederhanakan tautanya . Sudah beberapa kali saya mencoba memasukkan alamat URL ke twitter dan hasilnya masih sama seperti kereta panjangnya . Setelah saya coba lebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sering bertanya tanya sendiri bagaimana cara mereka menyederhanakan alamat URL / linknya di <a href="http://twitter.com/">twitter </a> . Bahkan pentium 2 saya sempat mengira kalau  selama ini mereka menggunakan software tertentu untuk menyederhanakan tautanya . Sudah beberapa kali saya mencoba memasukkan alamat URL ke twitter dan hasilnya masih sama seperti kereta panjangnya . Setelah saya coba lebih teliti lagi pada halaman bantuan / help twitter , ternyata tidak sesusah yang saya bayangkan dan sekaligus membuktikan tebakan saya mengenai penyederhanaan semacam ini menggunakan software adalah salah . Penyederhanaan seperti ini tanpa software , dan prosesnya juga simple . Kalau dari halaman twitter , caranya sperti ini :</p>
<p>Pada halaman bantuan / help di twitter akan muncul gambar seperti di bawah , dan klik <a href="http://support.twitter.com/groups/31-twitter-basics">twitter basics </a></p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-268" src="http://catatanpujangga.blogdetik.com/files/2010/12/byt6.jpg" alt="byt6" width="407" height="143" /></p>
<p>Setelah itu kita akan di beri banyak pilihan kategori berdasarkan permasalahan yang kita hadapi . Untuk hal ini kita berada pada kategori <strong>&#8221; Features &#8220;</strong> , lalu klik <a href="http://support.twitter.com/groups/31-twitter-basics/topics/111-features/articles/109623-about-twitter-s-link-service-http-t-co">about twitter&#8217;s link service ( http://t.co )</a> pada anak kategori dan akan muncul tampilan berikut</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-261" src="http://catatanpujangga.blogdetik.com/files/2010/12/byt3.jpg" alt="byt3" width="400" height="376" /></p>
<p>Pada tulisan &#8221; <strong>You can still use a URL shortener ( like bit.ly ) to shortener links</strong> &#8221; terdapat link yang menghubungkan kita ke halaman shortener link . Kalau kita klik link itu , kita akan di beri 2 pilihan link shortener yakni :</p>
<ol>
<li><a href="http://bit.ly/">http://bit.ly/</a></li>
<li><a href="http://tinyurl.com/">http://tinyurl.com/</a></li>
</ol>
<p>Biasanya media online lebih sering menggunakan&nbsp;<a href="http://bit.ly/" title="http://bit.ly/" target="_blank">http://bit.ly/</a> ketimbang&nbsp;<a href="http://tinyurl.com/" title="http://tinyurl.com/" target="_blank">http://tinyurl.com/</a> untuk menyederhanakan tautan mereka di twitter . Di sini saya juga menggunakan&nbsp;<a href="http://bit.ly/" title="http://bit.ly/" target="_blank">http://bit.ly/</a> . Kalau kita klik link pada <a href="http://bit.ly/">http://bit.ly/</a> kita akan di bawa ke halamanya seperti ini</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-267" src="http://catatanpujangga.blogdetik.com/files/2010/12/lyt.jpg" alt="lyt" width="407" height="204" /></p>
<p>Di halaman ini kita tinggal memasukkan alamat URL berdasarkan keinginan , lalu klik &#8221; shorten &#8221; untuk menyederhanakanya . Kalau kita ingin menampilkan hasil penyederhanaan alamat URL ke twitter , kita bisa copy paste hasil tersebut atau juga sign up untuk menampilkannya secara otomatis di halaman twitter .</p>
<p>Cara di atas berdasarkan urutan lewat halaman twitter , kalau kita tidak ingin repot repot dengan cara<em> tetek bengek </em>seperti di atas , kita cukup langsung ke halaman <a href="http://bit.ly/">http:bit.ly/</a> . Sebagai contoh alamat URL saya yang belum di sederhanakan adalah <a href="http://catatanpujangga.blogdetik.com/2009/10/31/menulis-bukanlah-sepele/">http://catatanpujangga.blogdetik.com/2009/10/31/menulis-bukanlah-sepele/</a> , setelah di sederhanakan akan menjadi <a href="http://bit.ly/hj5kZ0">http://bit.ly/hj5kZ0</a> . Dengan demikian , kalau kita ingin menampilkan alamat URL kita di twitter ataupun koprol yang hanya dengan 140 karakter saja , kita bisa hemat karakter dan bisa menambahkan keterangan lebih detail mengenai tautan kita tadi . Dan satu lagi mengenai keuntungan penyederhanaan semacam ini , hasil penyederhanaan bisa di tampilkan di berbagai media atau jejaring sosial manapun .</p>
<p>Mungkin mengenai penyederhanaan seperti ini sampeyan sudah banyak yang tau atau katakanlah basi , tapi untuk pentium 2 seperti saya baru 2 minggu terakhir ini mengetahuinya . Dan yang jelas meskipun di katakan basi , mungkin masih bisa di manfaatkan &#8221; bagi yang belum mengetahuinya &#8221; . <img src='http://catatanpujangga.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2010/12/16/menyederhanakan-alamat-url-link-di-twitter/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Salju turun , musim dingin tiba</title>
		<link>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2010/12/10/turun-salju-musim-dingin-tiba/</link>
		<comments>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2010/12/10/turun-salju-musim-dingin-tiba/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Dec 2010 11:48:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>catatanpujangga</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[luar negeri]]></category>

		<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<category><![CDATA[Korea]]></category>

		<category><![CDATA[musim di korea]]></category>

		<category><![CDATA[Musim dingin]]></category>

		<category><![CDATA[Salju]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatanpujangga.blogdetik.com/?p=258</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya , musim dingin tiba juga . Dengan di tandai turunnya salju pada 8 Desember rabu siang untuk daerah hwaseong dan sekitarnya , saya nyatakan secara sah musim dingin telah tiba . Sebenarnya pada minggu sebelumnya , suhu sudah mencapai -3 derajat celcius , hanya saja setelah itu cuaca tidak menentu yang terkadang masih bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhirnya , musim dingin tiba juga . Dengan di tandai turunnya salju pada 8 Desember rabu siang untuk daerah hwaseong dan sekitarnya , saya nyatakan secara <em>sah</em> musim dingin telah tiba . Sebenarnya pada minggu sebelumnya , suhu sudah mencapai -3 derajat celcius , hanya saja setelah itu cuaca tidak menentu yang terkadang masih bisa di katakan musim gugur . Berbeda sekali pada hari senin dan selasa kemaren , 2 hari berturut turut suhu sekitar -5 derajat celcius dan di ikuti turunya salju di rabu siangnya . Secara besar kemungkinan , setelah turunnya salju maka cuaca akan terus menerus dingin dengan kisaran suhu di bawah 0 ( nol )  derajat celcius .</p>
<p>Di bandingkan dengan tahun tahun sebelumnya , kedatangan musim dingin kali ini terlambat jauh . Pada tahun sebelumnya , di awal bulan  November sudah mulai turun salju . Saya sendiri sempat berfikir bahwa musim dingin kali ini sempat <em>mutung</em> setelah lama <em>mengamuk</em> di tahun 2009 sebelumnya  . Bagaimana tidak , di tahun 2009 musim dingin yang di kasih jatah 4 bulan per tahunya , mampu bertahan hingga 5 bulan lebih dengan memberi bonus salju di bulan maret yang seharusnya sudah mulai musim semi . Bahkan di tahun 2009 , ketebalan salju mencapai sepaha orang dewasa dengan suhu - 17 derajat celcius untuk daerah propinsi gyeong gido . Sampeyan tidak usah membayangkan bagaimana membersihkan salju setebal itu di tengah suhu -17 derajat celcius , yang pasti jangan sampai diam lama lama atau badan kaku membeku sebagai taruhannya .</p>
<p>Kalau sampeyan yang belum pernah melihat salju mungkin akan bilang <em>&#8221; wah indah pastinya lihat salju , asyik deh kayaknya &#8220;</em> . Seperti ketika mobil pesanan kita datang , bingung bagaimana mengekspresikan kesenangan , tapi begitu mulai masuk di bulan berikutnya kepala sudah di <em>mumetkan</em> dengan tagihan kredit perbulannya . Tapi cerita itu tentu berbeda kalau sampeyan membelinya dengan cara cash atau tunai . Sama halnya dengan salju , rasa takjub itu hanya di awalan saja . Pada peristiwa berikutnya mesti membersihkan salju yang berserakan di halaman depan , masih mending kalau ketebalan hanya beberapa centi saja , bagaimana kalau sampai sepaha orang dewasa seperti tahun kemaren ?</p>
<p>Tanggapan saya pribadi menyambut kedatangan musim dingin , ya senang , ya tidak begitu sedih juga . Kenapa senang , karena di musim dingin ini berarti mendekati tahun baru Internasional dan tahun baru china ( imlek ) . Kebetulan sekali tahun depan 2011 , tahun baru china jatuh pada tanggal 2 bulan Februari . Jadi dengan kata lain 2 bulan berturut turut akan menerima 2 kali bonus akhir tahunan  , yaitu tanggal 31 Desember dan tangaal 1 Februari . Dan lagi , di musim dingin lebih jarang bepergian keluar sehingga bisa berhemat . Bahkan bisikan dalam kepala saya saat ini mengatakan<em> &#8221; Mungkin bulan 2 , tagihan  kredit  jam tangan dan handphone ini akan selesai &#8220;</em> . Tapi yang sangat tidak menyenangkan dari musim dingin adalah mesti membersihkan salju halaman depan guna bisa beraktifitas normal , dan yang paling membuat saya jengkel adalah tidak bosan bosannya ujung jari jari tangan saya selalu pecah pecah dan itu rasanya cukup perih bahkan sakit .</p>
<p>Keputusan saya sendiri di tengah musim dingin tahun ini , akan jarang keluar berpetualang wisata dan yang pastinya akan banyak berhemat . Soalnya akhir akhir ini banyak tagihan yang mesti di selesaikan , ini sebagai dampak <a href="http://catatanpujangga.blogdetik.com/2010/10/12/hutang-pertama/">hutang pertama </a> kemaren , bukannya kapok berhutang malah merambat tidak karuan  . Tapi saya yakin di musim dingin kali ini akan segera beres tagihan tagihan itu .  Di samping berharap bonusan akhir tahunan , di musim dingin juga sering di banjiri side job . Jadi ,&#8230;.  <em> &#8221; Selamat datang musim dingin &#8220;</em></p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2010/12/10/turun-salju-musim-dingin-tiba/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pungunjung blog meningkat , itu prestasi</title>
		<link>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2010/12/01/pungunjung-blog-meningkat-itu-prestasi/</link>
		<comments>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2010/12/01/pungunjung-blog-meningkat-itu-prestasi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Dec 2010 11:29:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>catatanpujangga</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blog]]></category>

		<category><![CDATA[Blogger]]></category>

		<category><![CDATA[meningkatkan pengunjung blog]]></category>

		<category><![CDATA[pengunjung blog]]></category>

		<category><![CDATA[prestasi meningkatkan pengunjung blog]]></category>

		<category><![CDATA[trik meningkatkan pengunjung blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatanpujangga.blogdetik.com/?p=255</guid>
		<description><![CDATA[Meskipun hanya antara 40 - 45 pengunjung perharinya , saya mengatakan itu prestasi . Setidaknya ada peningkatan ketimbang beberapa bulan lalu . Peningkatan jumlah pengunjung yang seperti ini saya anggap peningkatan drastis . Bayangkan saja di beberapa bulan lalu , blog ini hanya mampu meraih 15 - 20 pengunjung perharinya  . Dan di sini ketika [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Meskipun hanya antara 40 - 45 pengunjung perharinya , saya mengatakan itu prestasi . Setidaknya ada peningkatan <img class="alignright size-medium wp-image-256" src="http://catatanpujangga.blogdetik.com/files/2010/12/table-blog-300x188.jpg" alt="table-blog" width="300" height="188" />ketimbang beberapa bulan lalu . Peningkatan jumlah pengunjung yang seperti ini saya anggap peningkatan drastis . Bayangkan saja di beberapa bulan lalu , blog ini hanya mampu meraih 15 - 20 pengunjung perharinya  . Dan di sini ketika saya melihat grafik pengunjung menandakan adanya peningkatan perbulanya. Ini benar benar membuat saya tersenyum lebar . Saya meyimpulkan adanya kenaikan jumlah pengunjung  sampai 100% dari persentase beberapa bulan sebelumnya .</p>
<p>Mungkin dengan jumlah yang seperti itu sebenarnya tidak terlalu banyak , atau bahkan tidak cukup etis kalau di publikasikan di postingan seperti ini . Ya maklum saja , ini mungkin karena saya mengekspresikan kesenangan ini terlalu berlebihan . Untuk ukuran orang seperti saya , masih bisa ngeblog saja sudah merupakan prestasi atau nilai plus tersendiri . Bayangkan ,setiap harinya hanya memiliki kesempatan berhadapan dengan layar monitor selama kurang lebih 2 jam saja . Waktu 2 jam ini di manfaatkan update blog , blog walking , baca berita , otak atik software , dan tentunya juga nimbrung di jejaring sosial . Waktu segitu serasa minim sekali kalau di gunakan untuk konsentrasi meningkatkan pengunjung blog , meskipun tujuan utama saya ngeblog bukanlah jumlah pengunjung . Jadi kalau sampai ada peningkatan yang seperti itu , wajar saja kalau saya di sini &#8221; Pamer &#8221; <img src='http://catatanpujangga.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Saya sendiri mengakui pernah beberapa kali melakukan uji coba untuk meningkatkan jumlah pengunjung blog  , dan hasilnya benar benar di luar dugaan . Uji coba itu saya maksudkan untuk mengikuti &#8221; post review &#8221; tapi saya urungkan . Saya menyadari betul waktu saya begitu sedikit untuk mengerjakan hal semacam itu dan kurang konsisten / komitmen dari saya membagi waktu dan kegiatan . Sementara pekerjaan yang semacam itu sangat memerlukan konsisten dan komitmen yang tinggi ( plus plus ++ ) . Jadi sampai saat ini saya masih memanfaatkan blog ini sebagai  <a href="http://catatanpujangga.blogdetik.com/2010/09/17/berawal-sebagai-gaya-gaya-saja-blog-menjadi-tempat-sampah/">tempat sampah unek unek kepala </a>, adapun jumlah pengunjung membludak ,&#8230;. itu prestasi dan saya tentu sangat senang sekali .</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2010/12/01/pungunjung-blog-meningkat-itu-prestasi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Latihan militer gabungan Korea Selatan - Amerika Serikat  Senin ini</title>
		<link>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2010/11/29/latihan-militer-gabungan-korea-selatan-amerika-serikat-senin-ini/</link>
		<comments>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2010/11/29/latihan-militer-gabungan-korea-selatan-amerika-serikat-senin-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Nov 2010 10:49:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>catatanpujangga</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Politik]]></category>

		<category><![CDATA[luar negeri]]></category>

		<category><![CDATA[berita terkini korea]]></category>

		<category><![CDATA[Korea]]></category>

		<category><![CDATA[korea selatan - amerika serikat]]></category>

		<category><![CDATA[korea selatan - AS - korea utara]]></category>

		<category><![CDATA[Korea selatan Vs Korea Utara]]></category>

		<category><![CDATA[Latihan militer korea selatan = AS]]></category>

		<category><![CDATA[Perang antar korea]]></category>

		<category><![CDATA[perang korea]]></category>

		<category><![CDATA[perang korea hari ini]]></category>

		<category><![CDATA[Perang korea terkini]]></category>

		<category><![CDATA[Perang korea utara Vs Korea selatan]]></category>

		<category><![CDATA[Perang saudara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://catatanpujangga.blogdetik.com/?p=252</guid>
		<description><![CDATA[Latihan militer gabungan antara Korea Selatan - Amerika Serikat  sudah di mulai dari hari Minggu 28 November kemaren , tapi sampai detik ini hari Senin 29 November jam 18 : 57 waktu setempat belum ada tanda tanda peperangan akan pecah . Yach ,&#8230; syukurlah kalau memang tidak terjadi perang , itu adalah harapan utama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://catatanpujangga.blogdetik.com/2010/11/29/latihan-militer-gabungan-korea-selatan-amerika-serikat-senin-ini/">Latihan militer gabungan antara Korea Selatan - Amerika Serikat </a> sudah di mulai dari hari Minggu 28 November <img class="alignright size-full wp-image-254" src="http://catatanpujangga.blogdetik.com/files/2010/11/uss-george-washington.jpg" alt="uss-george-washington" width="220" height="160" />kemaren , tapi sampai detik ini hari Senin 29 November jam 18 : 57 waktu setempat belum ada tanda tanda peperangan akan pecah . Yach ,&#8230; syukurlah kalau memang tidak terjadi perang , itu adalah harapan utama saya dan saya yakin sampeyan juga berharap sama seperti saya  . Sampai detik saya menuliskan ini , belum ada kabar berita bahwa pihak <a href="http://catatanpujangga.blogdetik.com/2010/11/27/korea-utara-menembakkan-artilerinya-lagi-di-dekat-yeonphyeong/">Korea Utara akan melancarkan seranganya lagi ke wilayah Korea Selatan </a> atau bahkan di wilayah latihan militer gabungan antara Korea selatan - Amerika serikat di laut barat ( perairan Korea ) .</p>
<p>Untuk saat ini juga , saya sendiri sambil melihat berita tayangan televisi . Di sini di informasikan bahwa latihan militer gabungan kedua negara itu masih berlanjut . Latihan militer gabungan yang di mulai hari Minggu 28 November kemaren ini , mengerahkan kekuatan inti armada ke-7 Amerika serikat yang sangat di bangga banggakan itu . Armada ke-7 ini juga di kenal memiliki daya tempur terkuat di dunia . Di dalam armada ke-7 ini diantaranya kapal induk bertenaga nuklir USS George Washington , kapal kruiser rudal Cowpens , dan kapal perang Shilo .</p>
<p>Dalam latihan ini , juga di ikut sertakan pesawat pengintai raksasa AS Joint Stars , berperan sebagai pengintai gerakan artileri dengan akurat di pantai dan di darat Korea Utara . Bagaimana dengan pihak Korea selatan ? 6 kapal perang dan 2 pesawat anti kapal selam ikut berpartisipasi dalam latihan militer ini , byuuuhhh kalau semacam ini adalah tontonan film maka saya sendiri akan bilang &#8221; keren , fantastis &#8221; hanya saja semua ini bukanlah film tetapi realita mencegah atau menuju perang . Di latihan ini kedua negara melakukan adegan selayaknya di film layar lebar , sekali lagi benar benar fantastis . Kedua  negara melakukan latihan bersama dengan strategi tingkat tinggi  secara akurat . Mereka berasumsi bahwa kapal kapal Korea utara yang kemungkinan melanggar garis batas Utara - NLL di laut barat dapat di pantau , termasuk juga kapal selam .</p>
<p>Informasi ini saya dapatkan dari KBS WORLD dan tayangan televisi korea MBC . Terus terang saja saya sendiri tidak ingin ketinggalan terlalu jauh mengenai peristiwa ini . Gara gara peristiwa ini saya mendengar ada desas desus pengevakuasian WNI di Korea Selatan . Dan saya sendiri juga tidak ingin bertindak gegabah dalam hal ini , selalu memantau perkembangan dan menunggu informasi selanjutnya dari pihak KBRISeoul . Harapan saya semoga saja peperangan tidak pecah , karena selama 2 hari terakhir sampai detik saya menuliskan ini memang belum ada kabar berita dari pihak Korea Utara , yach ,&#8230;. semoga tidak bikin geger lagi .</p>
<p>Gambar saya ambil dari KBS WORLD .</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://catatanpujangga.blogdetik.com/2010/11/29/latihan-militer-gabungan-korea-selatan-amerika-serikat-senin-ini/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 0.799 seconds -->

