Universitas Terbuka ( UT ) hadir di Korea Selatan
Pendidikan, luar negeri, review Mei 25th, 2011
Sekedar sharing saja , siapa tau saja sampeyan atau kerabat , teman atau mungkin tetangga sampeyan yang menjadi TKI di Korea Selatan berminat dengan program ini . Jauh sebelumnya saya sendiri pernah posting satu tema dengan ini TKI menjadi pelajar bea siswa ? , hanya saja di situ saya tulis untuk mengambil sebuah keputusan mesti ada ritual khusus ( tapa brata )
.
Sekarang ini , Universitas Terbuka ( UT ) sudah di buka di Korea Selatan . UT ini terbentuk berkat kerja sama dari UT pusat , KBRI Seoul , PERPIKA bersama dengan seluruh musholla , ICC , dan berbagai paguyuban warga negara Indonesia . UT Korea mulai di sosialisasikan hari Minggu 12 Desember 2010 di KBRI Seoul sekaligus di lanjutkan dengan pendaftaran calon mahasiswa .Di hari itu tercatat 43 orang calon mahasiswa berdasarkan jurusan pilihanya masing masing .
S1 Manajemen : 24 orang
S1 Ilmu Komunikasi : 9 orang
S1 Sastra Inggris Bidang Minat Penerjemahan : 10 0rang
Mengenai visi dan misi di bukanya UT Korea ini adalah supaya Tenaga Kerja Indonesia di Korea Selatan mendapatkan kesempatan yang lebih baik dalam menghadapi dunia kerja di masa yang akan datang .
Informasi pendaftaran mahasiswa baru UT Korea berdasarkan daerah masing masing :
- Guro : Nursito Aji ( +8210 5820 3030 )
- Ujongbu : Aziz ( +8210 2367 1806 )
- Ansan : Hermansyah / Dika ICC ( +8210 5501 4481 )
- Busan : Wildan Thoyib ( +8210 8916 8724 )
- Cheonan : Hasrul ( +8210 5539 7728 )
- Daegu : Ino Sutrisno ( +8210 3948 8118 )
- Daejon : Dedy Prasetyo ( +8210 3526 8314 )
Waktu pendaftaran sampai dengan 28 Mei 2011 , untuk keterangan lebih lanjut bisa di buka utkorea.wordpress.com dan tinyurl.com/utgenap2011
Informasi ini saya peroleh dari buletin Mitra Nusantara . Dan terus terang saja saya sendiri juga baru mengantongi informasi ini beberapa hari yang lalu . Seandainya tidak mendapat tugas mengisi di salah satu kolom buletin ini , mungkin saya tidak tau sama sekali bahkan tidak bakalan posting ini . Saya rasa masih banyak yang belum mengetahui informasi ( di bukanya UT Korea ) ini , khususnya di kalangan TKI . Itu alasan kenapa saya menulis kembali informasi ini di Blog Catatan
petak umpet dengan petugas satpol PP dan gaji yang di terima juga tidak berdasarkan untung untungan . Meskipun sebenarnya kalau di kalkulasikan lebih lanjut perbedaanya juga tidaklah jauh . Jadi jangan sampeyan bayangkan perbandinganya dengan pegawai negeri , terlalu jauhlah .
Sampai detik ini , perusahaan tempat saya bekerja ini belum berkeinginan untuk menjajal tenaga kerja asal negara lain terkecuali Indonesia . Sebelumnya memang pernah sekali memakai tenaga kerja asal China dan Vietnam , hasilnya sama sekali tidak memuaskan . Tenaga kerja asal Vietnam hanya mampu bertahan kurang dari 1 tahun , sedangkan asal China hanya 1 bulan . Itupun meninggalkan pengalaman pahit bagi Hyundai Electric Wire .Co.Ltd ini .
menginginkan nasibnya menjadi orang susah . Sama halnya dengan calon TKI , mereka juga tidak menginginkan hidup susah , tidak menginginkan menjadi TKI ilegal nantinya di luar negeri . Tapi kenapa pada kenyataanya jumlah TKI ilegal bukannya berkurang tapi malah sebaliknya ? apakah mereka calon TKI yang menginginkan hal itu ? Lantas kenapa semuanya bisa terjadi ?
About






