Latihan militer gabungan Korea Selatan - Amerika Serikat Senin ini

Politik, luar negeri Nopember 29th, 2010

Latihan militer gabungan antara Korea Selatan - Amerika Serikat sudah di mulai dari hari Minggu 28 November uss-george-washingtonkemaren , tapi sampai detik ini hari Senin 29 November jam 18 : 57 waktu setempat belum ada tanda tanda peperangan akan pecah . Yach ,… syukurlah kalau memang tidak terjadi perang , itu adalah harapan utama saya dan saya yakin sampeyan juga berharap sama seperti saya . Sampai detik saya menuliskan ini , belum ada kabar berita bahwa pihakKorea Utara akan melancarkan seranganya lagi ke wilayah Korea Selatan atau bahkan di wilayah latihan militer gabungan antara Korea selatan - Amerika serikat di laut barat ( perairan Korea ) .

Untuk saat ini juga , saya sendiri sambil melihat berita tayangan televisi . Di sini di informasikan bahwa latihan militer gabungan kedua negara itu masih berlanjut . Latihan militer gabungan yang di mulai hari Minggu 28 November kemaren ini , mengerahkan kekuatan inti armada ke-7 Amerika serikat yang sangat di bangga banggakan itu . Armada ke-7 ini juga di kenal memiliki daya tempur terkuat di dunia . Di dalam armada ke-7 ini diantaranya kapal induk bertenaga nuklir USS George Washington , kapal kruiser rudal Cowpens , dan kapal perang Shilo .

Dalam latihan ini , juga di ikut sertakan pesawat pengintai raksasa AS Joint Stars , berperan sebagai pengintai gerakan artileri dengan akurat di pantai dan di darat Korea Utara . Bagaimana dengan pihak Korea selatan ? 6 kapal perang dan 2 pesawat anti kapal selam ikut berpartisipasi dalam latihan militer ini , byuuuhhh kalau semacam ini adalah tontonan film maka saya sendiri akan bilang ” keren , fantastis ” hanya saja semua ini bukanlah film tetapi realita mencegah atau menuju perang . Di latihan ini kedua negara melakukan adegan selayaknya di film layar lebar , sekali lagi benar benar fantastis . Kedua negara melakukan latihan bersama dengan strategi tingkat tinggi secara akurat . Mereka berasumsi bahwa kapal kapal Korea utara yang kemungkinan melanggar garis batas Utara - NLL di laut barat dapat di pantau , termasuk juga kapal selam .

Informasi ini saya dapatkan dari KBS WORLD dan tayangan televisi korea MBC . Terus terang saja saya sendiri tidak ingin ketinggalan terlalu jauh mengenai peristiwa ini . Gara gara peristiwa ini saya mendengar ada desas desus pengevakuasian WNI di Korea Selatan . Dan saya sendiri juga tidak ingin bertindak gegabah dalam hal ini , selalu memantau perkembangan dan menunggu informasi selanjutnya dari pihak KBRISeoul . Harapan saya semoga saja peperangan tidak pecah , karena selama 2 hari terakhir sampai detik saya menuliskan ini memang belum ada kabar berita dari pihak Korea Utara , yach ,…. semoga tidak bikin geger lagi .

Gambar saya ambil dari KBS WORLD .

Jabatan itu beban !

Politik, Religi, aspirasi Nopember 5th, 2010

Sejauh ini yang sering saya lihat mayoritas orang lebih merebutkan yang satu ini ” jabatan “. Tidak sedikit dari mereka berlomba lomba untuk meraihnya dengan hampir mengorbankan segalanya , uang ratusan juta hingga milyaran rupiah , kepercayaan , keluarga , perasaan , atau bahkan iman sekalipun . Padahal jabatan ini kalau tidak di perankan oleh orang yang tepat , bisa menjadi bom waktu bagi dirinya sendiri dan kapanpun bisa saja meledak menghancurkan dirinya beserta orang terdekatnya .

Saya menggambarkan jabatan di sini tidak jauh berbeda dengan kekuasaan yang memiliki pengaruh besar dalam elemen masyarakat . Jadi , saya menilai sudah sewajarnya hal ini menjadi ajang rebutan . Hanya saja kalau di telaah lebih lanjut , kenyataan ini sangat bertolak belakang pada masa kepemimpinan jaman dulu . Ketika Umar di tunjuk sebagai khalifah , beliau berusaha keras menolaknya . Ketika rakyat memaksanya , Ia hanya bisa menerimanya dengan ikhlas dan ridlo , tetapi Umar menganggap hal itu adalah musibah besar bagi dirinya . Bagimana tidak musibah besar ?, bilamana nanti pada masa kepemimpinanya tak mampu melayani , mengayomi , dan melindungi rakyatnya , maka Umar bersiap siap menerima tuntutan jutaan rakyatnya di dunia dan di hadapan pengadilan Allah pada hari kiamat kelak . Ia juga menyadari betul sabda Nabi SAW ” Sesungguhnya kekuasaan itu amanah . Pada hari kiamat nanti ia akan berubah menjadi kehinaan dan penyesalan , kecuali bagi orang yang mengambilnya dengan haq dan menunaikan apa yang di amanahkan di dalamnya ( HR . Muslim ) ** di kutip dari Halaqoh Online **

Saya sendiri sangat was was dan enggan berdekatan dengan jabatan . Di samping merasa belum cukup mampu , saya pikir jabatan membuat tidak nyaman dalam melakukan aktifitas setiap harinya . Bayangkan saja seandainya saya adalah seorang bupati , kemana mana tidak bisa bebas . Mau ini dan itu tidak searah dengan keinginan hati . Atau mungkin kepala desa ?, sampeyan pasti mentertawakan kalau mendapati seorang kepala desa menjadi tukang ojek , motong rumput untuk kambing kembalaanya . Padahal kita juga tidak tahu seberapa besar kebutuhanya , tuntutan gaya hidupnya sebagai kepala desa . Atau mungkin melihat seorang kepala desa berbuat nyleneh , senonoh , pasti semua ini membuat geger seluruh desa . Sudah jelas ini sebagai beban .

kalau di beri kesempatan memilih , saya akan memilih posisi sebagai orang biasa dengan gaji luar biasa dan lepas dari tanggung jawab sebagai pemimpin . Setiap bulannya di gaji 28 juta rupiah , kegiatan hanya bermalas malasan , berbuat ini dan itu tidak menjadi sorotan publik . Pertanyaanya siapa juga yang mau memberi kesempatan memilih seperti itu ? siapa juga yang mau memberi gaji segitu dengan hanya bermalas malasan ? . Nah , kenyataan ini yang menghiasi panggung politik di negara kita , bayarannya mau namun kerja dan tanggung jawabpun enggan ah . Mereka lupa kalau menyandang jabatanya , dan yang sangat perlu di ketahui kelak jabatannya itu menjadi bumerang yang siap menerkam jika tidak melaksanakan amanah dalam jabatannya itu .

Selama ini saya merasa nyaman dengan jabatan yang saya sandang , ” Wong cilik dan pentium 2 “ . Terus terang saja kedua gelar itu bukan saya sendiri yang memberikannya , dan justru saya merasa gelar yang seperti itu menjadi perisai bagi saya . Serasa lebih bebas dalam menyesuaikan pergaulan sehari hari , berpakaian , dan menyampaikan aspirasi saya . Kalau saja ada perkataan dan cara berpakaian saya yang nyleneh , ya maklum saja kan sebagai wong cilik . Dan kalaupun saya lamban dalam menangani permasalahan dan kurang bermutu dalam menyampaikan aspirasi , ya maklum namanya juga pentium 2 . Saya menilai dengan gelar yang seperti itu , justru lebih tidak terikat dengan beban ketimbang jabatan yang tinggi . Tapi jujur saja , kalau wong cilik ini di beri bayaran 28 / bulan dan kapasitas core duo , saya sama sekali tidak menolaknya , lha siapa toh yang mau memberi itu ?

Bingung Mau Nulis Apa

Politik Oktober 17th, 2009

nulisAkhir akhir ini saya merasa seperti orang bodoh saja, bila mana sudah di hadapkan dengan halaman dashbor, saya tidak tahu lagi apa yang harus di lakukan, niat ingin menuliskan sesuatu di dalamnya tapi selalu di hapus dan di hapus. Bukanya tidak memiliki ide atau pendapat mengenai situasi yang lagi trend saat ini, tapi karena rasa takut kalau saja tulisan yang saya publikasikan nanti mendapat kecaman, atau tuntutan atas dasar pencemaran nama baik. Sekarang sudah banyak yang harus berurusan dengan hukum karena terjerat kasus pencemaran nama baik dan kasus pencemaran nama baik ini juga sebenarnya sudah tenar dalam masyarakat, sehingga sering di jadikan alas an utama oleh beberapa orang atau pihak yang ingin menyeret pihak lawan ke meja hijau karena merasa di rugikan oleh ulah orang tersebut .Hal inilah yang saya sangat waspadai, karena ini juga bisa merupakan bom waktu yang kapan saja bisa meledak, kita bisa melihat kasus yang di alami ibu prita, si ujang lewat facebook, atau bahkan kasus yang di alami oleh dua aktifis ICW terhadap kejaksaan agung saat ini.

Pada awalnya saya ingin menulis dengan tema terjeratnya dua aktifis ICW atas pencemaran nama baik terhadap kejaksaan agung, yang bersangkut paut dengan data mengenai penyelamatan uang Negara yang di hasilkan oleh ke duanya sangat berbeda .Dari pernyataan pihak ICW sendiri, data yang di hasilkan adalah berdasarkan data yang konkrit dari badan pemeriksa keuangan ( BPK ).Namun januari kemaren pihak kejagung mengajukan gugatan ke polri atas kasus pencemaran nama baik yang dilakukan oleh dua aktifis ICW terhadap kejagung, dan baru kemaren kasus ini di perdebatkan. Rasa rasanya saya tidak bisa menuliskan lebih panjang dan detail lagi,hanya sampai setengah halaman, tulisan dengan tema ini saya hapus. Saya berfikir, kalau aktifis yang menggunakan data yang konkrit sebagai pedoman saja masih terkena jeratan kasus pencemaran nama baik, lha bagaimana dengan saya yang hanya berdasarkan pemikiran orang primitif, bisa jadi berabe malahan.

Read the rest of this entry »

Juri Memilih… Kejujuran Masih Sebagai Modal Utama (Part 1)

Politik, aspirasi April 18th, 2009

imagesDalam Suatu pertandingan perlombaan tidak pernah luput dari istilah kata “menang” dan “kalah”,tentunya pemenang di tetapkan setelah pertandingan berlangsung bukan sebelum pertandingn.Mayoritas dalam suatu pertandingan perlombaan jumlah juri lebih sedikit dari pada peserta,dan kategori yang di perlombakanpun lebih terbatas.Tetapi tidak untuk pemilu 9 april yang lalu.Jumlah juri lebih banyak dan tentunya kategori yang di lombakan bersifat menyeluruh,mulai dari jiwa kepemimpinan,sifat dapat di percaya dan mampu mengemban amanah,bahkan sampai kehidupan sehari hari.

Sikap dan sifat dari seluruh caleg (peserta) di perhitungkan oleh juri,dalam hal ini juri adalah masyarakat atau rakyat.Dalam menentukan pemenang (waktu memilih) juri menginginkan yang terbaiklah yang menang berdasarkan semua kategori yang di perlombakan,bukan pada jumlah nominal uang yang telah di sebarkan.Tidak sedikit peserta yang kalah mengalami shock,penurunan mental,bahkan sampai bunuh diri karena tidak bisa menerima kekalahan dengan banyaknya jumlah uang yang sudah di keluarkan.

Sebagai contoh nyata salah satu kerabat saya yang gagal dalam pemilihan kemaren,ia langsung shock sehabis perhitungan suara dan di nyatakan mengalami gangguan mental (gila) sampai saat ini.Ia begitu yakin akan memenangkan pemilihan ini setelah gagal dalam pemilihan kepala desa yang baru saja selesai tidak lama sebelumnya dengan mengeluarkan dana 360 jt,pada pemilu 9 april lalupun ia juga mengeluarkan dana 522 jt dengan anggapan “Semakin banyak uang yang telah di sebarkan maka semakin besar pula peluang untuk menang,dan pasti menang kalau ada uang.Masyarakat pastinya merasa iba dengan keadaanku setelah gagal dalam pemilihan kepala desa kemaren.Masyarakat pasti merasa kasihan dan berfikir kasihan kalau sampai tidak jadi lagi,Sudah berapa banyak dana yang sudah saya keluarkan“. Read the rest of this entry »

Maling Teriak Maling

Politik, aspirasi April 10th, 2009

cerminSepulang sekolah,kemal langsung menanyakan bahan pelajaran yang baru saja di bahas di sekolahnya.

Kemal : pak apakah perbuatan maling itu baik?

Somad : tentu saja tidak baik,mengambil barang atau sesuatu tanpa persetujuan si pemilik sangat kurang baik.

Kemal : tadi bu guru bilang,sekarang lagi marak maraknya lagunya iwan fals,maling teriak maling.Kalau maling saja sudah tidak baik,lantas bagaimana dengan maling teriak maling?

Somad : kalau maling teriak maling bisa di katakana ada baiknya tapi tidak baik.Baiknya maling itu mengakui kalau dirinya itu maling.Maling berteriak lantang mali,,,ng karena dia mengakui perbuatanya dan mengumumkannya kepada khalayak ramai bahwa dirinya itu maling.Karena perbuatan keterbukaanya yg seperti itu khalayak ramai malah bingung,Bahkan mungkin tersanjung.Di zaman yang sekarang ini orang orang lebih suka dengan tradisi seperti ini.

Kemal : lho pak,berarti orang yang sekarang ada di panggung panggung dengan menjelek jelekkan sesamanya atau lawannya apakah mereka juga menggunakan tradisi itu?

Somad : bisa saja begitu.

Kemal : kalau mereka mengejek,mengolok,saling mencemarkan nama baik satu sama lainnya,bukankah mereka sendiri pelakunya?ini tindakan kejahatan pak,,, kenapa polisi tidak menangkap mereka? bahkan malah melindungi mereka?

Read the rest of this entry »