ketika menuliskan ini , di atas saya tidak henti hentinya melintas pesawat helikopter . Seperti hanya berjarak beberapa ratus meter saja dari letak pemukiman . Khawatir ,..? itu pasti ada dalam perasaan ini . Setidaknya untuk sementara saya masih bisa merasa aman dalam kondisi mencekam yang seperti ini .Dari informasi yang di sampaikan pihak balai desa , pesawat helikopter ini bukan jenis tempur . Mereka hanya ingin memastikan daerah yang di lintasinya dalam kondisi ” aman ” . Tapi di luar itu , tidak sedikit juga pesawat jenis tempur melintas . Semoga pesawat pesawat tempur itu hanya melakukan latihan saja , bukan untuk menuju medan perang .
Semenjak tenggelamnya kapal tempur korea selatan di perairan korea , dan menewaskan seluruh awak kapal di dalamnya , hubungan kedua ” saudara ” ini semakin tidak akur . Tidak ada pengakuan , tidak tada titik temu permasalahan . Anehnya lagi , korea selatan bersama sekutunya amerika seperti ” pamer ” kekuatan pertahanan gabungan kedua negara itu di perairan korea . Dan hal ini di anggap pihak pyeongyang ( korea utara ) sebagai tindakan provokasi . Di lain pihak , perbuatan keji pyeongyang yang berdampak atas tenggelamnya kapal tempur korea selatan sangat tidak bisa di maafkan , dan itu sebagai tindakan provokasi besar kepada korea selatan .
Hari selasa 23 November , korea utara melakukan serangan artileri ke teluk yeonphyeong , 10 KM dari perbatasan perairan korea dengan korban tewas 4 orang , 2 dari tentara dan 2 lagi dari pihak sipil sedangkan korban luka 17 orang . Serangan kali ini merupakan serangan terbesar sejak 1950 - 1953 dan untuk kali ini amerika sebagai sekutu kuat korea selatan tidak tinggal diam . Amerika memberangkatkan kapal induknya dari pangkalan yokohama ( jepang ) menuju perairan korea . Jangan heran kalau kapal induk ini berisi ribuan pesawat tempur untuk membela korea selatan .
Dari sini saya semakin bingung . Korea utara mengancam akan melakukan serangan lagi ke korea selatan kalau saja pihak korea selatan dan amerika melakukan provokasi ( latihan militer di perairan korea ) . Bahkan korea utara menegaskan serangan kedua akan lebih besar dengan meluncurkan ratusan bom sekali serangan , tapi dari pihak korea selatan bersama amerika tetap bersiteguh melakukan latihan militer di perairan korea pada tanggal 29 november nanti, duh benar benar gawat nih . Terus terang saja saya sangat merasa was was di tengan kondisi mencekam seperti ini . Mungkin dari Yeonphyeong ke lokasi saya tinggal tidaklah terlalau jauh , hanya 2 jam dengan mengendarai kereta bawah tanah . Jarak yang sangat dekat untuk di luncurkan sebuah bom , dan itu sudah cukup meluluh lantakkan sebuah bangunan beserta isinya .
Sebelum serangan artileri korea utara ke yeonphyeong selasa 23 november kemaren , saya bersama TKI lain sangat bernafas lega . Perekonomian sudah mulai berangsur membaik , dan nilai tukar won terhadap rupiah sudah mencapai 8,3 . Keadaan yang demikian tidaklah cepat , semua itu merangkak semenjak peristiwa tenggelamnya kapal tempur seoul di perairan korea . Belum lama menghela nafas , sekarang kondisi yang sama kembali terjadi , duh benar benar payah . Dampak dari serangan kali ini ikut kami rasakan sebagaai TKI . Di samping nilai tukar won merosot tajam sampai 7,6 rupiah per 1 won , keselamatan kami juga perlu di perhitungkan .
Saya sendiri tidak habis pikir , kenapa korea utara bukannya memperhatikan kesejahteraan rakyatnya melalui perbaikan ekonomi tapi malah lebih mementingkan perkembangan nuklirnya . Saya juga tidak mengerti apa alasan dasar korea selatan bersama sekutunya amerika melakukan latihan militer pertahanan gabungan kekuatan kedua negara di perairan korea , apa itu tidak pamer ? atau malah memancing emosi korea utara . Saya sebagai orang awam juga sepenuhnya tidak paham apa alasan korea utara menembakkan torpedonya ke kapal tempur korea selatan di perairan korea . Saya benar benar tidak bisa membayangkan kalau saja perang benar benar pecah , gedung gedung yang begini megahnya akan runtuh seketika . Kemewahan gaya arsitek stasiun bawah tanah akan musnah seketika karena serangan rudal tempur . Saya tidak bisa lagi menikmati keindahan korea , kemegahan bangunan staiun bawah tanahnya yang saya kagumi dan dambakan , dan yang pokok ,… saya tentu akan meninggalkan korea . Padahal saya sendiri berharap , korea bisa menjembatani saya menuju mimpi dan cita cita saya .
Kita mungkin bisa bernafas lega karena peperangan ini bukanlah antara Indonesia - Malaysia , atau tidak terjadi di Indonesia . Tapi jangan salah kalau dampak peperangan ini akan menyebar ke negara lainya , dan itu sangat di mungkinkan . Sekarang sikap China sudah bisa di pastikan akan membela Korea utara dan mungkin menyusul Rusia juga . Sedangkan di pihak Korea selatan di bentengi Amerika serikat , jadi kesimpulanya peperangan ini tidak hanya karena ” perang saudara korea ” , tapi sangat di mungkinkan menyeret ” perang kapitalis Vs Sosialis liberalis ” . harapan kita semua semoga semua tu bisa cepat di atasi baik oleh PBB sendiri ataupun negara kunci dalam peristiwa ini .